Barang milik orang terkenal selalu menarik perhatian orang banyak. Seorang pengelola bengkel mobil kedatangan belasan orang setiap tahun untuk di ruang pamernya. Mereka datang ke bengkel bukan untuk memperbaiki mobilnya yang rusak, akan tetapi hanya ingin iseng melihat toilet sang pemilik bengkel. Maklum, toilet si pemilik bengkel bukan sembarang toilet yang hanya berfungsi untuk menampung hajat ampas makanan dalam perut setiap orang.

Toilet istimewa milik pengelola bengkel ternyata dahulu dimiliki Adolf  Hilter. Sang pemilik bengkel bernama Greg Kohfeldt yang berlokasi di Florence, New Yersey, AS mengatakan, toilet itu dipasang oleh pemilik bangunan sebelumnya pada tahun 1950-an. Toilet itu berasal dari yacht favorit diktator Jerman, Aviso Grille. Yacht mewah itu diambil oleh Inggris setelah Perang Dunia II. Bagian-bagian toilet dipreteli pada awal tahun 1950-an.

Images saat Hitler menggunakan toiletnya untuk buang hajat.

Images saat Hitler menggunakan toiletnya untuk buang hajat.

Greg Kohfeldt pemilik bengkel di Folrence menunjukkan toilet peninggalan Adolf Hitler.

Greg Kohfeldt pemilik bengkel di Folrence menunjukkan toilet peninggalan Adolf Hitler.

Toilet Adolf Hitler mengundang rasa penasaran pengunjung bengkel mobil milik Greg Kohfeldt.

Toilet Adolf Hitler mengundang rasa penasaran pengunjung bengkel mobil milik Greg Kohfeldt.

Toilet itu dan tempat cuci tangannya berakhir di bengkel mobil tersebut dan ternyata mengundang tamu bengkelnya untuk melihatnya. Kohfeldt membeli tempat itu sekitar 19 tahun lalu, demikian dilaporkan oleh The Times. Kohfeldt mengatakan, toilet dan tempat cuci tangan itu selalu menarik satu atau dua pengunjung setiap bulan. Bahkan belakangan ini jumlah pengunjung naik mencapai 12 orang setelah barang istimewa itu muncul di televisi.

Pemilik bengkel mengatakan, akan memperbaiki kamar mandinya dan toilet Hitler itu hanya akan dipajang saja. ” Jika ada orang tertarik dengan toilet dan tempat cuci tangan itu, saya mungkin akan menjualnya. Namun, calon pembeli harus benar-benar tertarik dengan toilet tersebut. Jika cuma ditawar seharga 100 dollar AS atau sekitar Rp. 96.000, tidak akan saya lepas, ” ujarnya. Biarlah toilet itu tetap menghiasi kamar mandi saya. ( UPI/JOE ).