Sifat pelupa biasanya menimpa orang tua yang sudah pikun dan sulit mengingat akan tindakan  yang telah dilakukannya. Biasanya sifat pelupa sering dikaitkan dengan tindakan gegabah alias ceroboh yang bisa membahayakan jiwa. Contohnya, ada orang tua yang lupa mematikan peralatan elektronik misalnya seterika listrik yang lupa dicabut stop kontaknya, sehingga seterika listrik ini panas dan akhirnya menimbulkan kebakaran.

Contoh lebih ekstrem lagi akan sifat lupa orang tua sehingga membahayakan nyawa anaknya adalah mengunci anak dalam mobil lantas meninggalkannya begitu saja. Kalau meninggalkan anak dalam waktu singkat tidak mengapa, tetapi orang tua yang satu ini sungguh keterlaluan memperlakukan anak kandungnya bagaikan boneka yang tidak bisa berbuat apa-apa saat ditinggalkan sendirian dalam mobil yang dikunci dari luar.

Keterlaluan sekali ayah yang satu ini. Demikian judul head line surat kabar lokal Colonie yang terbit Sabtu ( 28/1 ) yang mewartakan seorang ayah dengan seenaknya meninggalkan anak lelakinya yang berusia satu tahun selama delapan jam di dalam mobilnya, Kamis ( 24/1 ). Anak ini ditinggal sendirian dalam keadaan duduk di kursi belakang mobilnya.

Untuk memastikan kondisi anaknya sehat, buru-buru ayah lalai ini membawa anaknya ke rumah sakit untuk memeriksakan kondisinya.

Untuk memastikan kondisi anaknya sehat, buru-buru ayah lalai ini membawa anaknya ke rumah sakit untuk memeriksakan kondisinya.

Sang ayah seharusnya menurunkan anak lelakinya itu begitu sampai di tempat penitipan anak. Baru setelah anak dititipkan di jasa penitipan anak, ia pergi ke kantor untuk bekerja. Namun pagi itu sifat pikun orang tua sudah merasuki pikiran ayah slebor ini sehingga dia lupa menitipkan anaknya dan meninggalkan anak sendirian di dalam mobil.  Setelah bekerja delapan jam ayah anak ini mendapat telepon dari istrinya, menanyakan khabar anaknya.

Mendapat pertanyaan istrinya, ayah ini  tersentak kaget dan menyadari bahwa dia lupa menitipkan anaknya di tempat penitipan anak. Buru-buru dia menuju tempat parkir mobil di perkantoran kota Colinie, Negara Bagian New York untuk melihat anaknya. Harap-harap cemas pikiran ayah ini tertuju pada nasibh anaknya yang ditinggal sendirian di dalam mobil.

Saat tiba di parkiran mobil, suhu udara mendadak anjlok hingga 15 derajat celsius menambah kecemasan akan nasib anak lakinya. Dengan panik ayah slebor itu memanggil ambulans dan segera melarikan anaknya ke rumah sakit. Untung bayi itu tidak sakit dan terluka yang membuat polisi kota Colonie  berencana memanggil ayah lalai ini.

Yang menjadi pertanyaan kenapa bekerja harus membawa anaknya. Apakah isterinya juga bekerja di tempat lain sehingga tidak bisa merawat anak lakinya. Masih menjadi teka-teki, kalau istrinya tidak bekerja seharusnya anak lelakinya itu dirawat dan dijaga ibunya dan bukannya dibawa ke tempat penitipan anak. Ayah dan ibu si anak malang ini sama-sama lalai dalam menjaga anaknya. ( AP ).

Iklan