Libur panjang Natal dan nanti disambung dengan Tahun Baru 2013 tentu menyenangkan kita semua, kaum urban Jakarta untuk melepas lelah di rumah. Dari hari ke hari kita selalu berhadapan dengan kemacetan lalu lintas Jakarta, tiba saatnya kita menyongsong penghujung tahun ini dengan harapan semoga di tahun baru nanti, Jakarta bebas dari banjir dan kemacetan lalu lintas. Sebagaimana dijanjikan oleh Gubernur Jakarta Jokowi saat kampanye Pilkada DKI, ia dan jajaran pemerintahan DKI  akan membenahi kemacetan lalu lintas sekaligus mengupayakan Jakarta bebas dari banjir tahunan.

Tapi libur panjang akhir tahun ini sebaiknya tidak membicarakan masalah lalu lintas yang macet di Jakarta, lebih baik kita rehat sejenak untuk keluar rumah seperti di Hari Natal ini dengan berkunjung ke kawasan Kota Tua Jakarta. Kita ajak keluarga menyusuri kawasan Kota Tua Jakarta untuk melihat sisi lain dari kota Jakarta. Dengan berkunjung ke kawasan Kota Tua atau Oud Batavia sekaligus untuk mengenal lebih dekat sejarah berdirinya kawasan kota tua Jakarta.

Kawasan kota tua adalah kawasan yang sarat dengan peninggalan penjajah Belanda. Ada Gedung tua yang dimanfaatkan sebagai museum sekaligus sebagai gedung perkantoran. Saat berada di wilayah ini, terlihat bangunan kuno terlihat tua karena dimakan usia, tapi masih terlihat kokoh berdiri dengan anggunnya.

Bangunan kokoh peninggalan Belanda dibangun sekitar abad ke -19 dan 20, salah satunya Taman Fatahilah. Taman ini dikelilingi oleh bangunan tua yang digunakan untuk Museum Sejarah Jakarta, Museum Wayang, Kantor Pos Indonesia dan Museum Seni Rupa dan Keramik. Sebagai pelengkap bangunan kuno tadi ada pula Cafe Batavia yang bisa dimanfaatkan pengunjung untuk melepas lelah setelah lelah berkeliling kawasan ini.

Kawasan Taman Fatahillah di siang yang cerah. Libur panjang kawasan ini selalu dipenuhi pengunjung baik domestik atau mancanegara.

Kawasan Taman Fatahillah di siang yang cerah. Libur panjang kawasan ini selalu dipenuhi pengunjung baik turis domestik atau mancanegara.

Pada libur akhir pekan dan libur hari besar seperti Natal ini,  Taman Fatahillah akan dikunjungi banyak wisatawan baik mancanegara atau domestik. Mereka bisa berkeliling kawasan kuta tua dengan berjalan kaki atau menyewa sepeda. Di kawasan kuta tua memang terkenal akan ojek sepeda ontelnya.

Pengunjung bisa menyewa sepeda berboncengan dengan pasangannya. Di kawasan Taman Fatahillah ini sering pula dipakai untuk atraksi kesenian tradisional seperti kuda lumping bahkan atraksi Debus dari Banten. Selain  padatnya pengunjung di hari libur, membuat pedagang asongan seperti minuman ringan  laris dagangannya diserbu pembeli.

Sambil berkeliling dengan menyewa sepeda ontel dengan tarip 10 hingga 15 ribu selama 30 menit, Anda pun baru saja mengatakan Hanya Engkau kepada pujaan hati yang duduk manis diboncengan. Padatnya pengunjung yang berseliweran melintas kawasan ini, Anda acuhkan saja sambil terus mengayuh pedal sepeda. Lalu resapi lirik lagu dibawah ini yang samar-samar akan mengingatkan Anda peristiwa sekian puluh tahun lalu saat sedang Katresnan.

Source You Tube by :  BPLUS – Katresnan (Koes Plus) By. Acil ( 1 ) dan Hanya Engkau by Suwartokartosoewarto ( 2 ).