Sebuah pesawat jet luar biasa akan dirancang untuk menjelajah luar angkasa. Ia layaknya penerbangan umum yang dinamai Skylon ini, penerbangan terjauh di peta dunia, akan dijangkau hanya dalam waktu empat jam. Bukan main kalau memang benar adanya. Para insinyur asal Eropa telah melakukan uji coba mesin terkait rencana pesawat jet luar angkasa ini.

Insinyur-insinyur yang tergabung dalam Reaction Engines ( REL ) mengklaim telah berhasil mengatasi hambatan teknis yang membayangi pesawat jet tujuan luar angkasa ini. Selama tiga dekade terakhir, menurut mereka, temuan ini menjadi terobosan baru bagi dunia pernerbangan.  ” Terobosan terbesar selama ini, sejak adanya penemuan mesin jet, ” demikian pernyataan REL, seperti dilansir news.com.au, Kamis ( 29/11 ).

Pekan ini, REL menguji coba desain yang mereka ciptakan di depan Badan Luar Angkasa Eropa. Uji coba tersebut berhasil. Badan Penerbangan Angkasa Eropa memastikan bahwa seluruh persyaratan telah dipenuhi.

Pesawat jet Skylon yang didesain ini berpotensi memiliki kecepatan hingga mach 5,5 atau 7.242 km per jam di atas permukaan laut. Kecepatan ini lebih cepat lima kali dari kecepatan suara. Dengan pesawat ini, bepergian ke berbagai belahan dunia pun bisa dicapai lebih cepat dari biasanya.

Sebagai contoh, rute Eropa ke Sydney Australia bisa dijangkau dalam empat jam. Kini yang dibutuhkan hanyalah dana sebesar US$ 382 juta atau setara Rp 3,6 triliun untuk membuat rancangan pesawat jet Skylon ini. Semoga impian ini kelak menjadi kenyataan.

Sumber : Jibi/koran-O.