Ketika menyebut gempa bumi hebat pada massa lalu, dua peristiwa muncul dalam pikiran. Pertama gempa bumi tahun 1906 di San Francisco dan kedua, gempa bumi tahun 1886 yang menghantam Charleston, Amerika Serikat. Namun, gempa bumi lainnya dengan catatan seismik terbesar yang terjadi di sebelah timur Pegunungan Rocky, sering diabaikan.

Gempa bumi sangat hebat di New Madrid pda 1811 – 1812 itu beberapa kali lebih besar dibandingkan gempa bumi San Francisco. Sedangkan gempa bumi kedua pada 1895 mengakibatkan kerusakan meluas dan berdampak di wilayahg timur negara itu.  Gempa bumi tahun 1811 – 1812 lebih merupakan rentetan guncangan, lebih dari 2.000 kali yang berlangsung selama lima bulan.

Situs Geo Weeks menyatakan, lima dari total jumlah gempa tercatat pada magnitudo 8,0 yang pernah terjadi saat itu. Sistem pencatatan gempa New Madrid saat ini, diambil dari nama kota New Madrid, MO rata-rata mencatat lebih dari 200 kejadian setiap tahunnya.

Sebagian besar ilmuwan yakin bahwa gempa bumi dahsyat tidak akan terjadi sampai 100 tahun ke depan. Meski demikian, probabilitas terjadinya gempa dahsyat yang sebesar tahun 1895 itu terus menguat. Yang diperlukan dari ancaman gempa bumi adalah kewaspadaan jika pusat gempa berada di dalam laut dan menimbulkan potensi tsunami, maka penduduk di pinggir pantai lokasi dari gempa terjadi, harus segera mengungsi ke tempat yang tinggi.  ( Geo Weeks ).