Ada-ada saja sopir taksi yang satu ini. Jika melihat calon penumpang yang berdiri di pinggir jalan, biasanya sopir taksi akan memperlambat laju taksinya sembari memberi kode bahwa taksinya kosong. Jika calon penumpang taksi cocok dengan taksi yang menjadi seleranya, maka calon penumpang itu akan melambaikan tangan sebagai tanda bahwa ia akan menumpang taksi.

Lambaian tangan itu pula yang dilakukan oleh Holden Wooley ( 23 ) untuk mencegat taksi yang lewat agar mau mengantarkan dia segera ke rumah sakit terdekat di kota Pennsyvania, AS. Sopir taksi yang melihat calon penumpang ini bukannya berhenti untuk menaikkan calon penumpangnya, malah tancap gas menjauh. Bukannya menolak rezeki jika sopir taksi ini menolak calon penumpangnya.

Alasan sopir taksi ini menolak Holden Wooley, karena calon penumpang ini adalah seorang narapidana yang berusaha melarikan diri saat sedang menjalani perawatan di rumah sakit setempat.  Bukti mencolok bahwa dia seorang narapidana terlihat dari seragam penjara berwarna orange yang dia kenakan saat mencegat taksi itu.  Kebetulan memang Holden Wooley sedang sakit setelah menderita kejang-kejang di dalam tahanan, Sabtu ( 30/6 )

Seperti dilansir UPI dari Beaver County Times, Rabu ( 4/7 ), Holden Wooley memang sakit yang membutuhkan pertolongan segera dokter rumah sakit. Tapi apa mau dikata, sudah jatuh tertimpa tangga pula nasib Wooley ini untuk melukiskan keheranan dia atas sikap sopir taksi yang tidak mau memberhentikan taksinya ketika dia cegat. Melihat sopir taksi ini menolak mengantarnya, Wooley lantas nekat berjalan kaki menuju rumah sakit.

Selain rasa pegal karena berjalan kaki menuju rumah sakit ditambah pengaruh kejang –  kejang pada sendi tulangnya, nasib apes masih saja menguntitnya. Ia berhasil ditangkap kembali setelah anjing-anjing pemburu dilepaskan.  Kini, Wooley tidak saja dirawat karena kejang-kejang, dia harus dirawat akibat luka gigitan anjing di kakinya. ( UPI ).