Sekelompok akademi China mengusulkan agar singkatan-singkatan kata berbahasa Inggris yang sudah menjadi bagian sehari-hari di China, dihapus dari kamus bahasa China kontemporer. Petisi berisi usulan itu ditandatangani lebih dari 100 akademisi. Mereka mengecam singkatan-singkatan populer macam NBA ( Asosiasi Bola Basket Nasional AS ) dan WTO ( Organisasi Perdagangan Dunia ).

Bagaimana mereka tidak kesal? Jutaan anak muda China rupanya lebih kenal liga bola basket AS itu ketimbang negerinya sendiri, China. Barangkali liga nasional China yang disebut Mei Zhi Lan kalah pamor dengan NBA. Jika tidak menyusun standar seperti itu dari sekarang, kata para akademisi, bukan tidak mungkin istilah-istilah asing itu semakin menjadi bagian hidup warga China.

Mereka lebih bangga dengan penyebutan istilah asing daripada istilah China. Untuk itulah perlu segera ditangani dengan menerbitkan kamus terkemuka China yang memuat lebih dari 239 istilah yang ditulis dalam aksara Latin, bukan aksara China. Padahal, tahun 1996 hanya ada 39 istilah asing. ( AFP/SHA ).