Di kedalaman 70 meter di bawah tanah, tim arkeolog Yunani menemukan potongan konstruksi jalan kuno berusia sekitar 1800 tahun. Lokasi penemuan itu berada di Thessaloniki, kota kedua terbesar di Yunani, Selasa ( 25/6 ). Potongan jalan itu diperkirakan dibangun pada zaman Romawi dan berfungsi sebagai jalur transportasi persenjataan.

Jalanan yang terbuat dari batu pualam alias marmer itu ditemukan tim ekskavasi proyek pembangunan jaringan kereta bawah tanah yang baru. Di lokasi itu juga ditemukan sisa-sisa peralatan, lampu dan tiang marmer.  Di bawah jalanan Romawi itu ditemukan jalanan yang dibuat pada zaman Yunani kuno.

Sejumlah barang peninggalan sejarah Yunani kuno ditemukan di pembangunan rel kereta bawah tanah Yunani.

Jalanan kuno berusia 500 tahun lebih awal, kata arkeolog Viki Tzanakouli kepada AP yang menyatakan konstruksi jalan purbakala itu mirip dengan jalanan modern saat ini. Sebelumnya tahun 2008, pekerja proyek kereta bawah tanah yang lama di kota yang sama, menemukan lebih dari 1.000 makam kuno yang berisi harta karun. Penemuan harta kuno itu di antaranya perhiasan, koin mata uang kuno dan benda-benda seni lain.

Beberapa dari batu marmer besar paving disketsa dengan papan permainan anak-anak. Sementara yang lain ditandai dengan kuda roda gerobak. Juga ditemukan di situs ini, sisa-sisa alat dan lampu serta dasar-dasar kolom marmer.

Dua jalan purbakala ditemukan di Yunani sebagai Thessaloniki , yaitu membangun sistem kereta bawah tanah.

Jalan kuno yang digali dalam sejarah pembangunan kereta bawah tanah Yunani telah menemukan 1.000 kuburan .

Viki Tzanakouli, seorang arkeolog yang bekerja pada proyek itu, mengatakan kepada The Associated Press, jalan purbakala Romawi dibuat sekitar 1.800 tahun sebelum Masehi. Sedangkan sisa-sisa jalan yang lebih tua dari jalan purbakala Romawi dibangun oleh orang Yunani kuno 500 tahun sebelumnya. Letak jalan purbakala ini ditemukan di bawahnya. ( AP )