Ibu hamil tidak boleh olahraga? Boleh saja asalkan ada rekomendasikan dari dokter kandungan. Sebab olahraga pada ibu hamil bisa membantu tubuh menjadi lebih bugar, sehat agar proses persalinan kelak lebih mudah dan lancar jalannya. Namun tidak semua olahraga cocok dilakukan ibu hamil dan olahraga apa yang cocok dan tidak membahayakan kandungan?

Pertama sebelum melakukan olahraga ada baiknya mendapatkan persetujuan dari dokter dan dua jam sebelum berolahraga sebaiknya menyempatkan diri makan karbohidrat dan ikan. Melakukan pemanasan dan peregangan sekitar 10 – 15 menit. Setelah semua persiapan selesai, berikut olahraga yang dianjurkan, yaitu berjalan kaki  selama 20 menit setiap hari dan dilakukan dengan gerakan santai jangan terburu-buru.

Nikmati setiap langkah kaki yang diayunkan sambil menghirup udara segar di pagi hari dan melihat rindangnya hijau dedaunan pinggir jalan yang dilewati. Alangkah baiknya memilih jalan yang berumput, tidak licin dan berbatu. Jika tidak cocok dengan olahraga jalan kaki, ibu hamil dapat melakukan senam.

Ibu hamil dapat melakukan senam di kelas khusus ibu hamil. Kelas senam ibu hamil tentu memiliki instruktur senam yang akan membantu setiap gerakan senam Anda. Senam khusus ibu hamil memiliki gerakan yang berbeda di setiap trisemesternya. Hindari saat senam dengan gerakan berlebihan, seperti melompat dan memutar tubuh dengan cepat.

Berjalan kaki merupakan bentuk olahraga yang paling pas dilakukan oleh para perempuan hamil. Latihan satu ini bisa membantu para calon ibu mengendurkan otot-otot, mempertahankan bentuk badan normal, mendapatkan udara segar dan tidur lebih nyenyak di malam hari.

Lalu ada hypnobirthing yang barangkali masih terdengar asing di telinga ibu muda yang baru pertama kali hamil. Istilah hypnobirthing adalah cara melakukan relaksasi dengan memberikan usapan yang bertujuan untuk mempermudah persalinan. Selain itu program ini pun memasukkan pikiran positif kepada ibu dengan membayangkan hal-hal yang menyenangkan selama masa kehamilan hingga menjelang persalinan tiba.

Ada juga olahraga yoga  yang banyak digemari oleh ibu hamil. Pada intinya olahraga yoga melatih otot-otot tubuh dan pikiran menjadi lebih tenang. Selain itu gerakan yoga pun dipercaya dapat memperlancar proses persalinan, meningkatkan kepercayaan diri dan mampu menyeimbangkan mental dan emosional. Untuk melakukan yoga ibu hamil dapat mempraktekkannya 30 – 40 menit setiap kali latihan, tidak perlu sering-sering cukup 2 – 3 dalam seminggu.

Selain yoga masih ada olahraga renang  yang bisa menguatkan otot, melatih paru-paru dan jantung ibu hamil. Anda bisa memilih gaya bebas dan gaya dada. Hindari gaya punggung dan kupu-kupu saat berenang, karena kedua gaya ini sangat berat bagi ibu hamil. Lakukan olahraga renang ini dengan tenang , santai dan jangan terburu-buru.

Sumber : Hidup Sehat.