Beberapa waktu lalu seorang sahabat menanyakan simbol reiki Raku dan apa fungsinya simbol itu digunakan. Sebagaimana diulas dalam jurnal Reiki sebagaimana dikatakan Stein, bahwa Raku melakukan tugasnya lebih dari sekedar untuk attunement, yaitu memutuskan hubungan eterik praktisi dengan pasien yang diterapi. Raku merupakan simbol untuk tingkatan Reiki III.

Prof. Dr. Sutan Remi SH dalam buku Hidup Sehat dengan Reiki mengulas,  Simbol Raku adalah simbol tambahan dalam Reiki yang digunakan pada akhir penyembuhan pasien jarak dekat atau jarak jauh. Simbol ini berfungsi untuk memutuskan hubungan eterik antara pasien dengan praktisi Reiki. Maksudnya memutuskan hubungan aura dan energi pasien yang sakit dengan Reiki Healer (praktisi Reiki) agar penyembuh terhindar dari kemungkinan tertular energi penyakit pasien ( halaman 313 s/d 315 ).

Simbol Raku pada umumnya tidak digunakan untuk penyembuhan diri sendiri (self treatment), tetapi membantu mengeluarkan unsur negative yang menumpuk di tubuh pasien dan membuangnya ke dalam bumi tanpa merugikan makhluk yang hidup di dalam bumi. Simbol ini membantu pula hubungan positif pasien dengan bumi dan alam semesta secara positif. Untuk mengaktifkan simbol ini cukup digambar sebanyak 3 kali gerakan tanpa dihubungkan dengan Reiki.

Simbol Raku untuk memutus hubungan eterik antara pasien dan praktisi reiki pada akhir sesi penyaluran energi reiki jarak dekat atau jarak jauh dimana jumlah pasiennya lebih dari satu orang.

Aplikasi penggunaan simbol Raku sebagai berikut:

1. Membuang Energi Negative Ke Bumi (Grounding) dengan afirmasi, ” Seluruh
energi negative pasien (energi penyakit) digrounding ke bumi. Dengan izin
Tuhan Yang Maha Kuasa, terjadilah.” Lalu gambar simbol Raku di belakang
tubuh pasien sepanjang tulung sumsum mulai dari kepala turun ke bawah mengarah ke tanah ( bumi ). Gambar simbol 3 kali gerakan.

2. Memutuskan hubungan Eterik dengan afirmasi, ” Saya putuskan hubungan eterik saya dengan pasien agar tidak merugikan saya, lalu perbaiki hubungan pasien ini dengan alam semesta juga dengan bumi secara positif. Dengan izin Tuhan Yang Maha Esa, terjadilah.”

Simbol Raku mulai dipakai ketika praktisi Reiki sudah menduduki level 3 dalam pembelajaran Reiki. Simbol ini juga dipakai untuk attunement (penyelarasan) namun tidak digunakan dalam penyembuhan diri sendiri praktisi reiki. Pada akhir attunement simbol Raku digunakan untuk grounding.

Gerakan simbol Raku ketika dibuat seperti gerakan petir di angkasa menyambar ke bumi. Sedemikian cepat gerakan menggambar simbol Raku melukiskan bagaimana dahsyatnya petir ketika menyambar benda yang menonjol di permukaan bumi yang rata.