Penderita Psoriasis terkadang malu dengan kondisi fisiknya. Rasa minder jika berhadapan dengan orang lain dalam lingkungan pergaulan. Karena itu perlu dicari cara untuk mengatasi penyakit ini agar rasa rendah diri bisa hilang dan dapat kambali bergaul dengan orang lain.

Psiroasis bisa mengenai siapa saja. Pasien biasanya ada pada usia produktif 15 – 35 tahun. Sementara artritis psoriasis lebih banyak mengenai usia 30 – 50 tahun. Di usia aktif dan produktif itu tentu akan mengganggu jika datang serangan psoriasis. Padahal belum ada obat permanen untuk psoriasis.

Salah satu pemicu psiroasis adalah stres, maka tindakan untuk mengendalikan stres atau menenangkan diri akan sangat membantu memperbaiki kondisi pasien psoriasis. Itu sebabnya tidak sedikit pasien psiorasis yang memberikan reaksi positif ketika melakukan latihan yoga asanas. Selain latihan yoga bagi penderita psoriasis dapat juga melakukan meditasi.

Latihan pernapasan dalam yoga yang disebut pranayama bisa membantu. Para pelatih yoga menyatakan bahwa bila latihan yoga dilakukan rutin selama enam bulan hingga dua tahun, akan diperoleh perbaikan kondisi yang signifikan. Memang tergantung pada berat ringannya kondisi psoriasisnya.

Meditasi telah lama dipercaya sebagai salah satu cara paling ampuh untuk melawan stres dan meningkatkan kesehatan mental. Ternyata, metode relaksasi yang satu ini tidak hanya berfungsi menenangkan pikiran tapi juga meningkatkan kehidupan seks.

Namun tidak sedikit pasien psoriasis yang mengaku mengalami perubahan positif. Padahal dia baru melakukan yoga rutin selama beberapa minggu saja.  Di sini akan diberikan panduan tujuh latihan pernapasan ( pranayama ) untuk membantu memperbaiki kondisi pasien psoriasis.

Dianjurkan melakukan latihan pagi hari sebelum matahari terbit. Namun boleh juga latihan dilakukan sambil berjemur di bawah sinar matahari pagi. Pilih waktu latihan yang sesuai dengan kesempatan yang ada.

Latihan pernapasan ala yoga dapat dilakukan di ruang terbuka, misalnya pinggir pantai sambil berjemur di bawah sinar matahari pagi.

Bhastrika Pranayama.

Posisi  duduk bersila di atas matras. Kedua tangan diletakkan di lutut dengan lengan lurus, tutup kedua mata dan tarik napas dalam melalui kedua lubang hidung. Jika salah satu lubang hidung tersumbat karena pilek, tutup dengan ibu jari atau dua jari tengah dan tarik napas dengan lubang satunya. Kemudian embuskan napas secara dalam dan perlahan hingga paru-paru terasa kosong. Lakukan latihan ini 2 – 3 menit.

Kapalabhati Pranayama.

Latihan napas dua lubang hidung. Masih duduk bersila. Konsentrasi pada pengeluaran napas. Embuskan napas dari arah perut dan lakukan selama lima menit. Untuk pemula mulailah secara perlahan, mungkin baru bisa melakukannya secara kontinyu 2 – 3 menit berhenti kemudian mulai lagi. Jika sudah cukup mahir lakukan selama 15 menit dengan istirahat setiap lima menit.

Bahya Pranayama.

Duduk bersila mata terpejam. Tarik napas dalam dan penuhi paru-paru dengan udara segar. Tahan selama beberapa saat, kemudian embuskan napas secara kuat. Lakukan latihan ini 2 – 3 menit.

Aalom Vilom Pranayama.

Duduk bersila, tekan lubang hidung kanan dengan ibu jari. Tarik napas dalam melalui lubang hidung kiri, lalu ikuti dengan menarik napas dari lubang hidung kanan. Buang napas secara perlahan dan dalam, jangan dipaksa. Setiap tarik dan buang napas tidak boleh lebih dari 2,5 detik. Lakukan ini sekitar lima menit.

Mengkondisikan tubuh untuk rileks dengan berlatih menarik dan membuang napas dalam. Latihan pernapasan dalam yoga disebut Pranayama.

Bagi pemula mulailah secara perlahan dan secara bertahap tingkatkan kecepatan sampai Anda bisa melakukannya selama 15 menit dengan jeda setiap lima menit. Idealnya jika bisa melakukan sampai 100 – 120 tarik dan buang napas setiap tahap latihan lima menit.

Agnisaar Pranayama.

Tarik napas dalam dan perlahan, dorong otot-otot perut keluar saat dipenuhi dengan udara. Kemudian embuskan napas dan tarik perut ke dalam. Tahan napas dan gerak-gerakkan perut keluar dan ke dalam beberapa kali dan sebelum merilisnya biarkan udara memenuhi paru-paru. Lakukan latihan ini tiga kali, lima kali dan 11 kali jika sudah mampu.

Bhramari Pranayama.

Tutup mata dan sumbat telinga dengan kedua ibu jari. Letakkan jari telunjuk di dahi di atas alis dan jari tengah pada mata yang terpejam. Tarik napas dalam dan katakan om, tanpa membuka mulut. Jadi seperti suara menggumam yang menjalar dari mulut ke telinga. Mungkin Anda akan merasa nyeri di telinga, tetapi ini tidak apa-apa. Latihan ini akan meningkatkan energi.

Udgeet Pranayama.

Tutup mata, letakkan tangan pada lutut. Ambil napas dalam kemudian hembuskan, katakan om. Lakukan ini tiga, lima atau 11 kali jika sudah mampu. Kemudian gosok kedua tangan supaya hangat lalu tempelkan pada kedua mata. Buka mata dan Anda akan merasa lebih tenang. Tetap pada posisi ini selama 2 – 3 menit.

Selamat berlatih bagi sahabat penggemar yoga. Namun karena sehat dengan kundalini reiki kurang awam dengan yoga dan hanya mempraktekkan teknik pernapasan untuk tahap relaksasi, teknik pernapasan ala yoga sangat membantu mengatasi berbagai keluhan penyakit. Salah satunya Psoriasis ini. Penyakit ini pun bisa diberikan terapi reiki dengan jalan menyalurkan reiki ke bagian kulit yang bermasalah. Semoga bermanfaat latihan yoga ini. Salam….. ( tamat ).

Sumber : Kiat Sehat Edisi 589 Oktober – Nopember 2010/ E. Saptorini.