Beberapa waktu lalu ada seorang sahabat yang baru pertama kali akan menerima reiki bertanya kepada saya, kira-kira langkah apa yang harus dipersiapkan untuk menerima reiki? Saya jawab singkat bahwa untuk menerima reiki adalah mengkondisikan lebih dulu tubuh untuk rileks. Sebab dengan rileks akan didapatkan rasa nyaman dalam diri dan pikiran hanya terfokus pada gerakan keluar masuknya napas lewat lubang hidung.

Sebab jika seseorang tidak dalam kondisi rileks saat dirinya menerima reiki, maka hasil yang didapatkan akan tidak maksimal. Terkadang si penerima reiki ragu apa betul reiki sudah bekerja dalam tubuhnya. Karena begitu pentingnya rileksasi saat menerima reiki, maka perlu melatih lebih dulu rileksasi.

Kenapa kita harus melakukan rileksasi? Itu pertanyaan penting dari sahabat tadi. Kita hidup ini bekerja dengan menggunakan kekuatan tubuh juga pikiran. Dalam perjalanan waktu bekerja lama kelamaan tubuh akan merasakan lelah, capai, letih dan tenaga semakin berkurang kemampuannya. Agar tubuh kembali segar dan pikiran menjadi tenang, maka seseorang harus mengkondisikan tubuh dan pikirannya menjadi rilek.

Mencapai rileks itu gampang kok caranya? Pada saat relaksasi fisik istirahat, mental istirahat, emosional istirahat namun spirit tetap aktif bekerja. Ini ditandai dengan detak jantung yang bekerja pelan, lembut dan napas akan mengalir alami masuk dan keluar lewat lubang hidung. Kondisi ini dialami setiap orang saat dirinya sedang tidur nyenyak di malam hari.

Rileksasi bisa dilakukan dengan posisi tubuh duduk di kursi punggung lurus tidak menyender.

Dalam keadaan rileksasi seluruh tubuh dalam keadaan homeostatis atau seimbang baik fisik, mental, emosional dan spiritual. Napas mengalir masuk dan keluar secara alami tanpa diatur-atur. Gerakan napas di dada tidak kelihatan akan tetapi terlihat di perut dengan gerakan kulit perut menggelembung dan mengkerut.

Napas di perut bergerak pelan dan lambat. Semua otot-otot tubuh dalam keadaan rileks. Pada kondisi seperti ini spirit akan aktif. Tentu saja kondisi ini dicapai bukan dengan mengatur napas, tetapi membiarkan tubuh dengan melemaskan seluruh otot.

Melatih kondisi rileks dapat dilakukan dengan duduk di kursi atau terlentang atau mengambil posisi lain yang dirasakan nyaman oleh tubuh. Saat kondisi demikian mulai perhatikan getaran energi  yang mulai masuk tubuh lewat jari-jari kedua kaki kanan dan kiri. Getaran energi akan merambat ke atas menyebar ke seluruh bagian tubuh menjadikan tubuh semakin rileks, rileks dan output nya adalah kebugaran tubuh menjadikan diri ini sehat.

Cara melakukan rileksasi setiap orang tidak sama. Ada yang simple dan ada pula yang ribet tahapan mencapi kondisi rileks. Salah satunya mengkondisikan lebih dulu seluruh otot-otot dan organ tubuh dalam kondisi lemas. Setelah lemas mulai tutup mata perlahan-lahan.

Rileksasi di tempat favorit misalnya di alam terbuka sambil menghirup udara segar pegunungan sambil menikmati sinar matahari pagi.

Kosongkan pikiran, perasaan, angan-angan dan jangan memikirkan apa-apa. Pemusatan perhatian hanya ditujukan ke otot-otot dan organ tubuh dalam kondisi lemas atau istirahat. Jika Anda peka mulai rasakan getaran mulai dari ujung jari kaki, pelan-pelan naik menjalar sampi ke lutut dan kemudian naik pelan-pelan sampai ke pangkal paha.

Jika merasakan hal demikian rasakan saja apa adanya. Jika tidak merasakan biarkan apa adanya. Perhatian tetap pada bagian tubuh tersebut. Jika peka maka getaran akan mulai naik menyebar ke perut. Rasakan saja getaran ini di dalam perut.

Getaran selanjutnya mulai merambat naik sampai ke dada. Rasakan gerakan napas melemah. Denyut jantung pun juga melemah detaknya. Pada saat demikian mulai rasakan adanya getaran energi mulai merambat dari bokong (lubang anus ) merambat ke atas sepanjang tulang sumsum belakang sampai ke bahu.

Seluruh otot yang dilalui getaran ini dalam kondisi rileks. Ujung jari-jari telapak tangan kanan dan kiri mulai terasa bergetar dan getarannya merambat sepanjang lengan tangan kanan dan kiri hingga ke bahu, bertemu dengan getaran dari sumsum tulang belakang. Rasakan kondisi ini dalam keadaan rileks.

Getaran yang sudah ada dalam dada dan punggung dan kedua lengan tangan mulai menyatu sampai ke leher. Rasakan otot-otot di leher dalam keadaan istirahat atau rileks. Getaran mulai naik sampai ke wajah. Rasakan otot-otot muka, hidung, kuping dan mata dalam kondisi rileks.

Rasakan getaran lembut mulai masuk ke otak dan pelan-pelan melemah. Akhirnya getaran tenaga mulai keluar melalui ubun-ubun ( chakra mahkota ).  Pada waktu bersamaan getaran energi akan masuk lewat chakra mahkota, turun ke bawah ke seluruh tubuh sampai mencapai ujung jari kaki.

Jika rileksasi ini dilakukan dengan tenang, teratur sekali pun Anda bukan praktisi Reiki, kesegaran dan kesehatan tubuh akan didapatkan lewat latihan ini. Namun jika tahapan rileksasi ini begitu ribet, bertele-tele Anda berhak mengedit urutan langkah tadi dan menyederhanakan semau Anda.

Intinya jika Anda sudah bisa mengkondisikan diri ini selalu dalam santai, tenang, tidak grusa-grusu dalam bertindak, boleh jadi pikiran pun menjadi tenang siap mengambil keputusan dengan jernih. Setelah Anda rileks tubuh segar dan mata mulai mengantuk, tidurlah segera. Semoga dengan rilekasasi tadi, tidur Anda pun nyenyak dan esok harinya bangun  dalam kondisi sehat dan bugar.