Masyarakat di kawasan Teluk San Francisco terkenal sangat toleran kepada siapa saja. Termasuk toleran terhadap perilaku sekelompok orang yang hidupnya sangat nyleneh sehingga mengganggu kenyamanan pandangan orang yang begitu teguh memegang adat istiadat ketimuran yang kebetulan sedang ada di daratan Amerika. Kecuali bagi orang yang masa bodoh dengan perilaku ini tiba-tiba berubah haluan lalu mengeluarkan peraturan undang-undang soal apa yang harus dikenakan warga ketika keluar rumah.

Scott Wiener sang politisi akan mempromosikan undang-undang yang mengharuskan orang yang senang telanjang ( nudis ) menutupi tempat duduk mereka ketika berada di ruang publik dan mengenakan baju di restoran. Ketelanjangan di muka umum, menurut Scott memang legal di San Francisco. Beberapa tahun belakangan ini, sebuah kelompok yang menamakan dirinya Naked Guys terlihat sangat senang tampil telanjang.

Kelompok tersebut yang sering berkumpul di kawasan homoseksual Distrik Castro menimbulkan kekhawatiran tentang kesehatan umum. Saya bukan ahli kesehatan, tetapi duduk telanjang bulat di tempat umum tidak sehat, ” ujar Scott sebagaimana dilansir kilasan kawat sedunia. Scott Wiener yang mewakili kawasan Castro, mengatakan, para pengusaha mengeluh toko dan restoran mereka sepi pengunjung karena ada orang telanjang duduk-duduk di situ.

Rancangn undang-undang itu akan dipaparkan di depan komisi dalam beberapa bulan ke depan. Wiener akan mempresentasikan rancangannya. Tentunya peserta rapat ini harus berpakaian rapi dan tidak boleh ada pengunjung yang sudah biasa telanjang di muka umum hadir dalam pertemuan ini. Seandainya ada anggota kelompok Naked Guys bisa lolos hadir dalam pertemuan ini tentu akan ada perdebatan panjang tentang alasan dia suka telanjang dan berlalu lalang di muka umum.

Iklan