Pasukan India diterjunkan untuk membantu operasi penyelamatan korban kecelakaan kereta api di dekat Fatehpur, wilayah utara India, Senin ( 11/7 ). Kecelakaan kereta api ekspress mengakibatkan 35 korban tewas dan lebih dari 150 orang luka-luka. Kecelakaan yang terjadi Minggu dini hari tersebut semakin meningkatkan kekhawatiran keselamatan transportasi di negara India.

Transportasi di Negara India yang 30 juta penduduknya, sering menggunakan kereta api sebagai sarana transportasi sehari-hari, baik untuk bekerja, sekolah dan kegiatan perdagangan. Pejabat kereta api,  V.K  Triwari menyatakan selain bantuan dari militer, seluruh staffnya juga terlibat dalam operasi penyelamatan penumpang. Kendati demikian, warga setempat di dekat terjadinya tabrakan, juga terlibat dalam upaya penyelamatan.

Belum diketahui penyebab kecelakaan ini, namun diduga terjadi karena masinis mengaktifkan rem darurat.

Kehadiran warga sekitar ditempat kecelakaan secara spontan, menilai operasi penyelamatan yang dilakukan pihak terkait masih terlambat. Karena itulah mereka melakukan upaya apa adanya dalam melakukan evakuasi penyelamatan sebelum regu penyelamat resmi tiba di lokasi kejadian. Kereta sarat penumpang tujuan Kalka tersebut berangkat dari stasiun di dekat Kolkata bernama Howrah dan tergelincir di daerah kaki perbukitan Himalaya ketika 12 gerbong dan lokomotifnya keluar dari rel di Stasiun Malwan, di dekat kota Fatehpur di negara bagian Uttar Pradesh .

Kereta api tujuan Kalka sedang melaju dengan kecepatan 108 km per jam tiba-tiba tergelincir. Pihak kereta api langsung mengirimkan kereta khusus ke lokasi kejadian untuk mengangkut penumpang selamat ke stasiun tujuan. Berdasarkan data terakhir pemerintah India, 336 orang tewas dan 437 lainnya luka-luka akibat kecelakaan kereta selama April 2010 hingga pertengahan Januari 2011.

Sumber : Reuters/ Trains accident in India.