Jika Anda jijik dan merasa takut akan ular tentu saja berusaha untuk menghindarinya. Saat proses menghindarkan diri dari ular, mata Anda akan terus waspada menatap ke arah tanah tempat ia berpijak. Saat Anda melakukan perjalanan ke hutan-hutan hujan di Asia Tenggara, mata Anda sekali lagi juga harus terus waspada ke arah atas kepala, takut-takut kalau ada ular sedang melata di atas dahan pohon.

Dinamakan demikian karena mereka adalah ular yang dapat bergerak melalui udara. Mereka tidak benar-benar terbang atau meluncur melainkan, melakukan semacam terjun payung.

Ya..ular pohon surga yang disebut sebagai paradise tree snake, salah satu spesies ular lokal yang lebih menyukai jalan-jalan di udara daripada di darat, bisa terbang meluncur juga bisa melayang dari satu dahan pohon ke pohon lain. Ketika melayang tubuhnya dapat berpilin di udara, melengkung seperti airfoil. Para peneliti yang mempelajari bagaimana ular bisa terbang, mengamati bahwa ular-ular itu melayang di udara bagaikan gerakan cambuk, yang mampu meningkatkan efek aerodinamis.

Mereka juga melengkungkan bagian bawah perut sampai cekung dan mengangkat tubuh ke atas dengan sudut yang membuatnya lebih mudah melayang. Untuk menguji kemampuan ular mengontrol diri saat melayang, para peneliti melemparkan ular-ular itu dari ketinggian 15 – 25 meter. Video menunjukkan ular-ular tersebut melayang dengan anggun dan mengontrol tubuhnya untuk mendarat di tanah dengan selamat.

Dalam demontrasi ini, beberapa ular terbang sampai sejauh 24,4 meter dari tempat mereka dilemparkan. Para peneliti mengatakan, ular-ular tersebut dapat melayang lebih baik dibandingkan dengan tupai terbang atau memalia terbang lainnya. Penelitian tentang ular pohon surga ini didanai militer Amerika Serikat, yang berharap hasilnya bisa membantu pembuatan rancangan kendaraan ataupun robot.

Sumber : GeoWeek.