MENGATASI MIMISAN PADA ANAK DENGAN ENERGI REIKI.

Sahabat sehat dengan kundalini reiki semoga hari ini Anda dan keluarga di mana pun berada senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa… sehat selalu dalam aktivitas sehari-hari. Tetapi bagaimana jadinya seandainya Anda…yang sekarang ini sudah memiliki si buah hati sedang lucu-lucunya, tiba-tiba dia menghampiri Anda dengan kondisi hidung berdarah saat tengah bermain bersama teman-temannya. Panik dan cemas barangkali menghinggapi perasaan Anda sebagai ibu muda bila melihat si kecil yang tadinya riang gembira tiba-tiba menangis sambil memegang hidungnya.

Si kecil ini memegang hidungnya bukan karena sedang ngupil tetapi kondisi hidung berdarah atau orang tua menyebut mimisan, cenderung terlihat berbahaya daripada kondisi sebenarnya, misalnya lubang hidung kemasukan debu. Karena kondisi hidung berdarah inilah yang kerap memicu rasa panik orang tua. Sebenarnya mimisan itu wajar terjadi saat masa kanak-kanak. Tentunya sahabat sehat dengan kundalini reiki pernah mimisan bukan sewaktu kecil dulu?

Menurut situs kesehatan umum perihal mimisan, penyebabnya adalah akibat alergi yang tidak terkendali, kebiasaan terlalu sering mengusap-usap hidung serta udara panas dan kering sehingga selaput lendir hidung rentan teriritasi. Penyebab lainnya adalah saat si kecil sedang pilek, dia membuang ingus terlalu keras sehingga membuat peradangan pada lubang hidung. Saat anak mencium bahan kimia yang baunya tajam seperti bensin, amonia atau asam sulfat pun membuat mimisan si kecil.

Sebaiknya mengusap hidung mimisan anak Anda dengan handuk warna gelap daripada memakai kertas tisue.

Terkadang gejala tersebut bisa termasuk gejala penyakit darah seperti kurang trombosit, kurang faktor pembekuan ataupun leukemia yang perlu dikonsultasikan ke dokter. Bila Anda menghadapi kasus mimisan anak ada beberapa cara praktis untuk mengatasi gangguan mimisan. Di antaranya segera sandarkan si kecil di tempat duduk dalam posisi menghadap ke depan. Ajak si anak untuk menundukkan kepala. Tujuannya untuk mencegah darah mengalir ke area belakang masuk tenggorokan yang bisa membuat anak tersedak.

Kondisikan anak dari rasa panik karena melihat darah segar mengalir terus dari lubang hidungnya. Yakinkan anak bahwa kondisi ini tidak begitu membahayakan dan sedang ditangani oleh mamanya. Beri informasi bahwa darah yang keluar adalah darah kotor dan perlu dibuang dan darah yang keluar sebanyak satu sendok makan. Bila lubang hidung sudah dibersihkan dengan handuk warna gelap yang bertujuan menghilangkan rasa cemas melihat darah menempel bila dibersihkan dengan handuk putih, lalu tekan kedua cuping hidung si kecil dengan lembut sampai tertutup dengan jempol dan jari-jari telunjuk Anda.

Jangan sekali-kali memasukkan tisu ke dalam lubang hidung anak. Karena tindakan itu bisa berbahaya dan menyebabkan penyumbatan yang berisiko bagian tisu kemungkinan tertinggal di dalam lubang hidung. Nah….bila mimisan tidak berhenti pada menit ke sepuluh, tekan kembali kedua cuping hidung anak dengan lembut. Sebagai alternatip yang biasa dipakai oleh nenek dan kakek ketika berbagi pengalaman seputar mimisan, petik daun sirih muda lalu gulunglah daun sirih ini dan masukkan sebentar saja ke dalam lubang hidung anak. Secara tradisi bau daun sirih atau getahnya yang menempel pada daun diyakini dapat membuat aliran darah dari hidung berhenti.

Usap kepala anak dengan lembut sambil mengalirkan energi Reiki agar pendarahan pada hidung berhenti.

Patut diberi perhatian bila mimisan itu terus menerus disertai kondisi berkeringat atau pucat pada wajah anak, segera bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Begitu pula Anda sahabat sehat dengan kundalini reiki bisa melakukan healing pada anak ini dengan cara kondisikan anak rileks….sewaktu lubang hidung sudah dimasukkan gulungan daun sirih muda dan masih meneteskan darah segar warna gelap….pegang chakra ajna dan tenggorokan anak sambil meniatkan mengalirkan energi reiki untuk menghentikan pendarahan, membuat sel darah tetap bekerja dan sekaligus menaikkan kadar trombosit darah.

Salurkan energi reiki dengan santai, rileks sambil memegang kedua chakra tersebut. Bila kondisi sudah membaik yang ditandai berhentinya darah keluar pada hidung, segera arahkan kedua telapak tangan ke leher dan batok kepala anak. Tunggu reaksinya sebentar saja. Ketika wajah anak yang tadinya pucat berganti merah merona karena efek penyaluran energi reiki segera hentikan penyaluran reiki. Bila perlu sahabat bisa membuat penyaluran energi reiki dengan progam energi bekerja kembali di saat anak sedang tidur. Mudah-mudahan tips sehat untuk si kecil ini bermanfaat bagi Anda semua yang saat ini sudah memiliki buah hati dan pernah mengalami pendarahan karena mimisan.

Sumber tulisan : Fitur Klasika Kompas ( re-edit ).