Sedikitnya 20 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka saat bus yang mereka tumpangi tengah melaju kencang lalu terguling ke pinggir tebing di pegunungan Peru, Rabu ( 1/06 ). Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan umum bus di Peru, tiap tahunnya memakan ratusan korban jiwa, di antaranya disebabkan lemahnya pengawasan kelayakan bus yang dioperasionalkan untuk mengangkut penumpang.

Bus naas itu tengah mengangkut penumpang lalu terguling ke pinggir tebing di Rumichaca, wilayah Ayacucho, Peru. Polisi setempat menyatakan, saat kecelakaan terjadi bus itu tengah dipadati penumpang berjumlah 50 orang. Bus itu berangkat dari Lima dengan tujuan akhir kota Ayacucho.

Seorang korban yang kehilangan suami dan anak laki-lakinya akibat kecelakaan itu, Gerarda Contreras menturkan, ia tidak dapat mengingat saat kejadian karena sedang tidur. Namun ia mendengar teriakan suaminya ketika bus terguling. Contreras merupakan salah satu korban selamat di antara puluhan korban luka-luka lainnya. Saat ini korban luka tengah menjalani perawatan di rumah sakit Marsical Lierena, Ayacucho.

Badan bus terguling masuk jurang dan ringsek. Foto by Reuters.

Kecelakaan bis di Peru yang hampir terjadi setiap tahun lebih banyak disebabkan kelalaian pengemudi, tidak layaknya kondisi kendaraan, cuaca buruk dan rute perjalanan melewati pegunungan yang berkelok-kelok dengan tebing curam dan jurang dalam di kanan kiri jalan yang dilewatinya. Pemerintah Peru berjanji akan menekan tingginya angka kecelakaan bus dengan menindak perusahaan bus ilegal dan memaksa pengemudi untuk beristirahat secara teratur saat melewati perjalanan panjang.

Sumber : Reuters/Peru in Bus Accident Crash.