Kamis siang di hari libur kejepit di kesunyian kota kecil di Jawa saat ini, saya…sehat dengan kundalini reiki tengah membuka email yang ada di inbox gmail dan yahoo,  mendapatkan pertanyaan dari beberapa sahabat tentang praktek reiki dalam kehidupan sehari-hari. Juga ditanyakan kendala apa yang harus dihadapi seorang praktisi reiki bila mendapatkan kesulitan dalam praktek reiki dan tentunya sudah berapa tahun mempraktekkan reiki serta sejarah reiki itu sendiri. Semua pertanyaan yang terangkum itu tampaknya menyiratkan ketidaktahuan sahabat itu tentang reiki di Indonesia yang sudah hadir di tanah air tercinta sejak tahun 1996 lalu. Karena itulah saya munculkan kembali tulisan lama dari file blogger agar diketahui pembaca apa itu reiki dan manfaatnya.

Jujur saja sehat berkat reiki jawab email tadi di blog ini. Bahwasanya pada hari pertama sejak attunement seseorang sudah bisa menyembuhkan diri sendiri lebih dulu tentang keluhan jasmani yang ia derita bila ia mempunyai penyakit. Bahkan dengan latihan teratur ia yang semula mengidap misal penyakit tekanan darah tinggi yang mengharuskan yang bersangkutan berpantang makanan yang mengandung lemak, dapat menormalkan tekanan darahnya lewat praktek self healing reiki lalu dengan teratur mengukur tensi darahnya secara tepat. Selebihnya menjaga tubuh tetap sehat atau mengatur pola hidup sehat ala dokter juga harus ditaati.

Memang seiring berjalannya waktu seseorang tanpa latar belakang apapun dalam penyembuhan atau spiritualis dapat mempraktekkan reiki dengan mudah. Pengetahuan reiki akan diketahui lebih dalam seiring dia mempraktekkan reiki secara konsisten. Reiki sendiri tidak membutuhkan latihan khusus dan rumit dan membebani praktisinya dengan latihan berat layaknya kita masuk pelatnas bulutangkis. Tidak sahabat sehat berkat reiki…latihan reiki dapat dilakukan sambil menyalurkan energi melalui kedua telapak tangan kita yang menempel ke tubuh sendiri atau orang lain tanpa melakukan usaha apa pun.

Wah tentunya kata “tanpa usaha apa pun” sedikit membingungkan Anda ya? Kalau begitu apa makna kalimat di atas itu? Baik izinkanlah sehat bersama reiki menjelaskan bahwa dalam belajar mengenal Reiki kita diarahkan terhubung ke kesadaran yang lebih tinggi dari kesadaran fisik kita yaitu kesadaran yang menggunakan pikiran logika otak sebagai panglimanya agar kita mengenal lebih dekat ke kesadaran alam semesta sebagai bagian dari penciptaan alam semesta oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Tanpa melakukan usaha apapun lantas siapa yang melakukannya? Tentu saja sebelum menyalurkan reiki setiap praktisi reiki harus berdoa menurut iman dan kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Selepas berdoa niatkan saja dalam hati sebagai niat awal untuk menyembuhkan diri sendiri atau orang lain. Secepat proses penyaluran energi reiki dimulai, praktisi reiki tidak perlu memikirkan bagaimana teknik menarik energi, menyalurkan energi, membersihkan kotoran energi negative penyakit dalam tubuh bahkan berusaha untuk lebih bisa menyembuhkan.

Begitu energi mengalir masuk ke chakra mahkota dan keluar lewat chakra telapak tangan kanan-kiri bersikaplah tetap santai dan pasrah kepada penyelenggara Ilahi. Biarkanlah Tuhan berkarya dalam penyembuhan dan fisik kita sebagai media energi reiki yang mengalir melewati nadi-nadi yang ada dalam tubuh energi kita. Seluruh proses pembersihan kotoran penyakit oleh Reiki berjalan secara otomatis dan membuang energi penyakit keluar secara otomatis pula.

Energi reiki yang praktisi reiki akses tidak seluruhnya disalurkan ke pasien tetapi tubuh praktisi juga ikut dibersihkan saat itu juga. Setiap kali menyalurkan energi, energi penyembuh akan semakin menjadi meningkat secara kualitatif dan kuantitatif. Praktisi reiki juga tidak perlu kuatir akan tertular dengan energi penyakit milik pasien. Energi penyakit pasien akan dibuang ke bumi lewat chakra telapak kaki kanan-kiri pasien.

Selama 8 tahun 6 bulan mempraktekkan reiki, sehat dengan reiki lebih banyak melakukan healing jarak jauh melalui komunitas almamater yang meminta saya mentransfer energi reiki kundalini untuk penyembuhan penyakit. Selain itu juga menyalurkan reiki kepada kerabat dan sahabat di lain kota. Sekalipun tidak setiap saat mengadakan perjanjian menyalurkan reiki, energi reiki pun bisa kita atur waktu penyalurannya dengan sistem pemograman reiki jarak jauh. Melalui sinkronisasi energi dengan Master Reiki dan gabungan sesama praktisi reiki akan diperoleh jumlah energi yang besar dan disalurkan kepada pasien dalam jumlah tak terbatas pula.

Untuk penyakit yang cukup berat yang mengharuskan pasien menerima reiki secara terus menerus dalam waktu panjang, praktisi reiki dapat membuat progam energi reiki yang ditaruh di tubuh pasien. Melalui progam ini maka penyaluran energi kepada pasien tetap berjalan dengan sendirinya, kendatipun sehat dengan reiki telah menghentikan penyaluran energi.

Setiap hari energi yang sedang disalurkan di update dan diperbarui dengan penguatan energi reiki kundalini tak terhingga kali lipat bersama praktisi reiki lain. Dengan demikian progam yang telah ditempatkan pada tubuh pasien akan menggantikan tugas praktisi reiki dalam menarik energi Ilahi. Seorang praktisi reiki yang mahir membuat progam energi akan mampu membuat progam penyaluran energi selama beberapa hari sampai beberapa bulan.

Jadi kendala yang sehat dengan reiki hadapi dalam praktek reiki tidak ada. Namun dengan penyaluran energi reiki secara teratur semua praktisi reiki berharap tetap dapat hidup sehat, dan reiki saat ini menjadi terapi komplementer di samping terapi kedokteran. Reiki diharapkan menjadi teknik penyembuhan alternatif setelah metode chikung, accupresur, prana, akupuntur dan pengobatan dengan herbal.