Menjaga agar tetap sehat adalah langkah bijaksana dalam hidup yang sekali ini. Daripada penyakit telah datang kita baru sadar mencoba mengobatinya dengan usaha ke medis atau alternatif. Lebih baik kita harus memelihara kesehatan dari waktu ke waktu untuk jangan sampai jatuh sakit. Jatuh sakit itu benar-benar menderita….demikian pernyataan seorang sahabat ketika dirinya divonis penyakit demam berdarah dan hari itu juga harus masuk rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Semua orang mempunyai peluang sakit apakah dirinya seorang dokter, orang awam bahkan praktisi reiki sekalipun . Harap dipahami bahwa praktisi reiki ataupun dokter bukan orang sakti yang dengan mudahnya mengelak serangan sakit. Hanya dengan langkah bijaksana saja orang yang sadar akan kesehatan bisa menjaga dirinya agar tidak sakit dengan….tentu saja mematuhi anjuran dokter agar menerapkan pola hidup sehat secara medis. Bagi praktisi reiki yang bukan dokter pun mempunyai kiat agar dirinya tetap sehat. Caranya bagaimana?

Praktisi reiki bisa melakukan pencegahan penyakit dengan cara rajin membuang energi negative (penyakit) dari dalam tubuhnya melalui metode grounding (terhubung ke bumi) atau meditasi gassho, menyeimbangkan semua chakra-chakra tubuhnya serta membuang semua sumbatan energi negative dalam pembuluh energi. Kalau dalam istilah kedokteran banyak melakukan aktivitas aerobik, misalnya bersepeda, berenang, jalan kaki agar semua sumbatan dalam pembuluh darah dari plak lemak terbakar dan pembuluh darah dalam sistem tubuhnya terbuka dan melebar sehingga aliran darah ke organ tubuh tertentu menjadi lancar.

Melalui langkah grounding sehat berkat reiki membersihkan chakra dalam tubuh dengan pembersihan cahaya chakra per chakra dimulai dari chakra mahkota-ajna-tenggorokan-chakra telapak tangan kanan/kiri-jantun-solar plexus-sex dan chakra dasar. Setelah energi negative dari masing-masing chakra yang berhubungan dengan organ tubuh tertentu dibuang keluar melalui chakra tadi sisa energi negative di bagian kaki atau tubuh bagian bawah dikeluarkan dari dalam kaki masuk ke dalam bumi tanpa merugikan mahkluk lain.

Setelah grounding dilakukan sempatkan juga untuk self healing ke seluruh bagian tubuh termasuk organ dalam tubuh dengan menempelkan kedua telapak ke tubuh. Sejak praktisi reiki level satu hingga level akhir, rajin melakukan self healing dan juga praktek meditasi reiki, diharapkan akan terhindar dari penyakit organ atau jaringan, baik jaringan syaraf, otot dan pembuluh darah dan  gejala penyakit jantung, hati (liver), ginjal, prostat, kista, tumor jinak di payu dara, diabetes, kanker jenis apapun dan jenis penyakit lain.

Banyak praktisi reiki yang dulunya mempunyai riwayat penyakit tertentu dengan rajin self healing dan healing ke orang lain berangsur-angsur sembuh dari penyakit bawaan, termasuk sehat dengan kundalini reiki yang dahulu mengalami penyakit wasir kini telah sembuh setelah praktek reiki kundalini. Untuk itulah Puji Syukur Kepada Ilahi atas karunia energi-Nya lewat Reiki, Insya Allah gangguan penyakit bisa diatasi secara mandiri tanpa bantuan obat.

Seandainya  masih mengkonsumsi obat agar efek samping dari obat tadi tidak berdampak buruk bagi organ tubuh tertentu, ada kiat sendiri untuk mengatasi dampak pemakaian obat-obatan kimia. Apa itu…nanti dalam postingan berikutnya sehat bersama reiki akan jelaskan…harap sabar ya? Memang reiki di samping untuk penyembuhan kasus penyakit seseorang, reiki bisa juga untuk hewan, tanaman dan satunya untuk pemakaian obat agar tidak berdampak negative bagi tubuh pasien. Tentunya masih banyak lagi manfaat reiki dari hanya sekedar penyembuhan penyakit.

Kalaupun praktisi reiki bisa menyalurkan reiki untuk orang lain apakah dia perlu bantuan praktisi reiki lainnya? Ibaratnya seorang dokter yang tentu saja bisa sakit tentunya memerlukan bantuan rekan sejawat dokter untuk mengatasi penyakitnya itu. Dalam reiki pun diperlukan bantuan praktisi reiki lain untuk menyalurkan reiki kepadanya.

Jika praktisi reiki sakit kemampuannya mengalirkan energi menjadi lemah. Artinya energi yang dia akses sebenarnya deras tetapi karena adanya penyumbatan pada saluran energinya maka nadi energi mengalami penyumbatan. Apabila seorang praktisi reiki sakit sulit baginya untuk menyembuhkan diri sendiri baik itu praktisi reiki yunior, senior maupun reiki master. Semua mempunyai peluang sama untuk jatuh sakit. Untuk itulah bantuan praktisi reiki lain juga diperlukan. Ibarat tukang cukur rambut maka dia tentu tidak bisa mencukur rambutnya sendiri. Pasti meminta bantuan tukang cukur rambut untuk memangkas rambutnya.

Kiat lain bagi praktisi reiki untuk menjaga atau memelihara kesehatan dari waktu ke waktu di samping grounding, self healing, healing ke orang lain yaitu melakukan meditasi reiki. Menurut Goldberg mengatakan bahwa dengan meditasi secara berkesinambungan dan cukup lama, orang tersebut dapat mengatasi stres, menurunkan tekanan darah, menormalkan denyut nadi darahnya, meningkatkan batas daya tahan tubuhnya akan serangan penyakit (pain threshold), bernafas dengan santai serta memusatkan pikiran (Goldberg, 1997:10).

Meditasi yang dilakukan teratur setiap hari sekalipun mengambil waktu tidak lama, sangat baik untuk kesehatan tubuh. Dr. Herbert Benson, seorang Cardiologist dan guru besar di Harvard Medical School telah mengadakan penelitian terhadap dampak Transcendental Meditation (TM). Bersama ilmuwan lainnya menemukan semua metode TM memiliki empat keistimewaan sama yaitu: (Goldberg, 1997:49-50)

1. Setiap metode dilakukan di tempat tenang, ruang sejuk, kamar teduh, kuil (temple), ruangan gereja (chapel) atau masjid/mushala.
2. Setiap metode memusatkan ke satu objek konsentrasi, misal simbol atau bunyi tunggal seperti mengucapkan :”Ooooooohm yang sangat terkenal itu”.
3. Lakukan meditasi dengan nyaman sesuai dengan postur tubuh, sikap pasif dengan membiarkan pikirannya lepas.

Jangan bebani pikiran apakah meditasi ini benar atau salah. Lakukan saja apa adanya dengan harapan latihan meditasi ini dapat menghasilkan keadaan tubuh dan jiwa menjadi tenang (a calming state of body and spirit). Bila kondisi tubuh tenang rasa nyaman akan ada dalam diri ini. “Silakan praktekkan meditasi ini mulai dari yang sederhana dulu lalu beranjak ke tahap meditasi yang menggunakan simbol reiki. Misalnya meditasi Reiki Tummo, Yung Dung dari Tradisi G’Tummo Reiki”, papar Reiki Master saat Lokakarya Reiki Level 3 kepada sehat dengan reiki dan kawan-kawan.

Akhirnya tulisan ini sehat dengan reiki haturkan kepada Mas Budiawan Hutasoid di Medan dan Mas Setiawan Dirgantara di Sulawesi Selatan yang berkeinginan menjadi praktisi reiki. Semoga dengan metode reiki nantinya dapat mengatasi gangguan penyakitnya secara mandiri dan bisa mendarma baktikan ilmunya ini untuk membantu sesama kelak dikemudian hari. Saya harap ada yang mengikuti jejak Mas Budiawan Hutasoid dan Mas Setiawan Dirgantara…semoga saja.

Sumber : Hidup Sehat dengan Reiki karya Prof.Dr. Sutan Remy Syahdeini, S.H Reiki Master dan Energi Healer (disunting).

Iklan