Menyalurkan Reiki dari jarak jauh kepada seorang pasien atau beberapa pasien sama mudahnya dengan menyalurkan Reiki kepada seorang pasien secara langsung. Boleh dikatakan penyaluran Reiki jarak jauh malah boleh disebut mudah daripada menyalurkan Reiki secara langsung. Kemudahan ini dikarenakan praktisi Reiki tidak perlu memegang tubuh pasien. Namun dalam penyaluran Reiki jarak jauh ini yang perlu diperhatikan adalah nama pasien, tempat tinggal dan kesiapan pasien menerima Reiki jarak jauh serta pengarahan Reiki kepada pasien tersebut.

Sebelum menyalurkan Reiki jarak jauh kepada pasien penerima Reiki perlu diperoleh data pribadi pasien menyangkut nama dan tempat tinggal. Dengan mengetahui nama dan tempat tinggal pasien praktisi Reiki dapat menyalurkan Reiki secara efektif langsung ke sasaran kendatipun identitas alamat pasien tidak lengkap Reiki akan mengalir kepadanya dengan cepat begitu praktisi Reiki menyalurkan Reiki kepadanya.

Loh kok bisa? Mana mungkin? itu pasti pertanyaan Anda saat itu. Tidak usah heran sahabat. Reiki adalah energi spiritual begitu cerdik ( smart ) dan langsung mengalir kepada pasien begitu Reiki diniatkan bekerja (on). Dengan bantuan simbol penyaluran Reiki jarak jauh, yaitu simbol energi HSSZN, dieja Hon-Sha-She-Zo-Nen seketika itu akan bekerja sekalipun jarak pasien dengan praktisi Reiki dipisahkan oleh benua, negara, kepulauan bahkan perbedaan waktu antar negara. Tanpa bantuan simbol HSSZN pun Reiki mengalir secara masal kepada beberapa puluh pasien. Tradisi penyaluran Reiki jarak jauh tanpa penggunaan simbol energi ialah tradisi Kundalini Reiki dan Inti Reiki.

Mengirimkan Reiki jarak jauh begitu mudah. Anda tidak perlu memikirkan apakah Reiki yang sedang disalurkan kepada pasiennya sudah diterima. Buanglah pikian itu jauh-jauh. Hanya dengan sikap rilek, pasrah dan niat saja Reiki akan langsung ON mengalir ke pasiennya.Yang dilakukan praktisi Reiki sangat sederhana dalam bersikap yaitu dirinya ingin mengalirkan Reiki kepada pasien bernama Ashari Usman penyiar BBC London siaran Indonesia ( sekedar contoh ) saja di Bush House London. Reiki akan diterima yang bersangkutan saat ini juga waktu London Inggris.

Atau mengirimkan Reiki ke Melani Putri di jalan Kedondong 25 Medan Sumatera Utara di waktu yang sama. Hanya itu saja yang perlu dilakukan praktisi Reiki. Bagaimana energi yang dikirimkan akan sampai ke nama-nama tersebut, tidak perlu dipikirkan atau dikhawatirkan. Energi tersebut pasti sampai tepat sasaran.

“Lalu seandainya pasiennya jumlahnya sepuluh bahkan lima puluh apa mungkin terkirim?” Wah itu pertanyaan bagus sahabat, Anda memang cerdik mengajukan pertanyaan ini. ” Caranya bagaimana, kasih tahu saya dong?” Baik akan saya jelaskan, tapi saya mohon Sampeyan menggunakan otak kanan saja. Otak kiri Sampeyan untuk sementara di off kan saja dulu ya?

Kalau kita mengirim Reiki ke beberapa puluh nama sebaiknya nama-nama yang hendak dikirimi Reiki ditulis/diketik di secarik kertas. Pada saat akan mengirimkan Reiki tadi penerima sudah dikondisikan siap menerima Reiki, misalnya membuat perjanjian lewat telepon, chating di internet lebih dulu bahwa Reiki akan dikirimkan secara massal tepat pukul 22 malam WIB/WITENG/TIMUR dan berlangsung sampai pukul 22.30 WIB/WITENG/TIMUR.

Saat akan mengirimkan Reiki praktisi berdoa kepada Tuhan YME lebih dulu lalu meniatkan Reiki mengalir dan Go sambil tangan memegang kertas catatan berisi nama-nama penerima Reiki yang berlainan tempat tinggalnya menyebut, ”  Dengan izin Tuhan YME Reiki mengalir kepada masing-masing nama yang tertulis di kertas ini dan Reiki diterima saat ini juga dalam jumlah 100% tidak kurang tidak lebih.” Atau Reiki dapat juga disalurkan lewat internet ketika sedang chating. Tata caranya sama hanya medianya internet sewaktu chating atau saat membaca e-mail.

Praktisi Reiki menghadap layar komputer dan penerima/pasien begitu menerima instruksi bahwa Reiki sebentar lagi mengalir, berpaling dari layar komputer dan mengambil sikap meditasi menerima Reiki. Gampang kok caranya. Sangat gampang. Coba saja tanya ke Mas Adib Firman Hidayat di Perumahan Giri Palma Kaveling 9 Rt. 29/Rw.03 Karang Widoro Malang Jawa Timur dan Mas Yono Adrianto di Majalengka Jawa Barat yang pernah saya Reiki melalui media internet. Pasien berikutnya sahabat saya Gueteres di Dilli Timor Leste yang akan menunggu giliran menerima Reiki jarak jauh lewat internet. Mas-mas yang ganteng ini kecuali Gueteres, sudah merasakan sensasi Reiki masuk tubuhnya. Biarlah mas-mas ini menceritakan sendiri kepada Anda semua.