Fosil yang bentuknya unik dan memiliki kaki 10 itu ditemukan di kawasan pegunungan di sebelah selatan China. Fosil tersebut dinamakan kaktus berjalan karena bentuknya yang menyerupai rangka tulang belakang, disebut Diania Cactiformis merupakan turunan dari artropoda modern. Diania Cactiformis hidup 520 juta tahun lalu….wooww.

Jika fosil itu diamati terlihat tungkai berdurinya melebar dari tubuh ke arah sisi lengkap dengan belalai di bagian kepala nya. Panjang Diania hanya sekitar 6 cm atau tak lebih dari lebar telapak tangan kita. Duri-duri kecil yang mengelilingi tubuhnya sama kerasnya dengan kulit lobster.

Sedangkan kaki-kaki nya dibentuk dari segmen-segmen berbentuk cincin yang mampu melakukan regangan secara ekstensif. Kaki-kaki yang memiliki sendi, merupakan salah satu ciri khas artropoda. Meskipun Diania merupakan pendahulu bagi munculnya spesies modern namun hubungan keduanya masih belum diketahui.

Karena mirip dengan tanaman kaktus jadi mahluk ini dinamakan sebagai kaktus berjalan. Sebenarnya Mahluk ini bukanlah tanaman melainkan seekor hewan.

Kaktus Berjalan

Terlepas dari persoalan itu, Diania telah masuk dalam daftar binatang yang dikategorikan ganjil. Fosil kaktus berjalan ini ditemukan di wilayah yang dikenal sebagai situs fosil, yaitu di Chengjiang, Provinsi Yunnan. Chengjiang dikenal sebagai tempat penemuan fosil yang sangat beragam, hingga merujuk pada sebutan ledakan Kambrium ( Cambrian Explotion ), yaitu di mana sebagian besar fosil kelompok-kelompok binatang ditemukan untuk pertama kalinya.

Sumber : GeoWeek.