Untuk menghadapi effek pemanasan global yang tengah melanda dunia saat ini, gerakan penanaman pohon bersama telah dilakukan beberapa elemen masyarakat mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga pemerintah daerah. Di wilayah perbatasan kota Bandung, gerakan penanaman pohon tahap kedua diadakan di Padepokan Silat Tajimalela, Kelurahan Cisurupan Kecamatan Cibiru Kota Bandung Jawa Barat 04/02/2010 lalu.

Ada pun gerakan penanaman pohon bersama tahap kesatu telah dilakukan di daerah Curug Dago Desembar tahun lalu. Sementara itu Pemerintah Kota Kendari mencanangkan penanaman pohon satu guru satu pohon serta satu siswa satu pohon. Gerakan penanaman pohon dimulai di SLTPN Kendari Sulawesi Tenggara diharapkan juga akan ditiru dan dilaksanakan oleh sekolah lain.

Jakarta sebagai Ibukota yang tingkat pencemaran udaranya sudah tinggi sangat mengharapkan adanya penambahan taman kota sehingga hijaunya dedaunan bisa dinikmati warganya yang merindukan taman sebagai paru-paru kota. Gencarnya pemberitahuan tentang isu lingkungan hidup memunculkan elemen masyarakat dari berbagai profesi agar peduli kepada gerakan penanaman pohon untuk mewujudkan Indonesia hijau. Kampanye damai mewujudkan Indonesia hijau dan lestari berkelanjutan dengan menanam serta memelihara pohon oleh elemen masyarakat dalam mensikapi dampak perubahan iklim global dunia.

Ratusan relawan hijau begitu bersemangat mengkampanyekan Indonesia Hijau dengan membagikan lima ratus lebih pohon dan stiker kampanye Indonesia Hijau kepada pengguna jalan di Bundaran Hotel Indonesia 04/02/2010. Aksi ini sebagai ungkapan bahwa pemberian pohon secara cuma-cuma sangat berarti bagi terselenggaranya pelestarian lingkungan hidup yang pada gilirannya bermanfaat untuk menanggulangi perubahan iklim global dunia.

Setiap warganegara dapat berpartisipasi secara aktif dengan ikut serta melestarikan alam sekitar agar tetap hijau tidak gersang yang dimulai dari lingkungan tempat tinggal, kantor pemerintahan, sekolah dan fasilitas umum. Ke depannya gerakan ini terus berlanjut dengan menanam pohon serta memeliharanya. Gerakan tanam dan pelihara sejuta pohon kali ini dilakukan relawan hijau untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat turut menciptakan lingkungan sehat, hijau dan bersih di seluruh penjuru tanah air Indonesia Tercinta.

Gerakan penghijauan yang dimulai di sekolah-sekolah diharapkan menjadi perhatian serius bagi kalangan guru termasuk orangtua dan masyarakat pada umumnya untuk selalu mencintai lingkungan hijau.

Gerakan tanam dan memelihara pohon yang dikoordinasikan anak-anak muda di Bundaran Air Mancur Hotel Indonesia juga diikuti oleh ribuan anak-anak muda yang tersebar di daerah dan mendapat dukungan serta partisipasi dari ribuan anggota relawan hijau lewat situs jejaring sosial seperti Face Book dan Twitter. Diharapkan gerakan ini ke depannya dapat terus melestarikan bumi yang sudah tua demi keseimbangan ekosistem untuk genarasi mendatang.

Alangkah indahnya melihat daun pepohonan menjadi rimbun kembali karena keberhasilan penghijauan di wilayah pantura Jawa Tengah menuju Jawa Timur. Jalan propinsi yang menghubungkan Rembang menuju Lasem terus menyambung ke wilayah pantura Jawa Timur di antara hamparan ladang tambak garam yang membentang di kanan kiri jalan sudah saatnya memerlukan gerakan penghijauan agar wilayah itu tidak gersang panas di saat musim kemarau.

Tujuan gerakan menanam lima juta pohon dimaksudkan agar suatu saat nanti pemandangan alam yang gersang panas terik di siang hari berganti menjadi hijau teduh dan menyejukkan mata. Mari kita dukung gerakan tanam seribu pohon.

Iklan