Pemimpin Libya Muammar Khadafi menemui para wartawan asing yang berkunjung ke ibukota Libya, Tripoli menyusul krisis politik dan konflik senjata di negara Afrika Utara itu, Rabu 09/03. Sementara Amerika Serikat dan Inggris mulai mempertimbangkan untuk memberlakukan zona larangan terbang namun Rusia dan China masih belum bereaksi atas ajakan ini.

Saat pemimpin Libya Muammar Khadafi menggelar jumpa pers dengan kalangan wartawan asing di sebuah hotel berbintang di Ibukota Tripoli, pasukan darat Libya dengan dukungan tank dan pesawat tempur terus meningkatkan serangan di Libya Timur dan Barat. Akibatnya korban jiwa diperkirakan akan terus meningkat, termasuk ancaman kelaparan bagi pengungsi yang semakin banyak di wilayah ini.

Setiap acara kenegaraan Khadafi selalu diikuti pasukan pengawal wanita.

Setiap acara kenegaraan Khadafi selalu diikuti pasukan pengawal wanita.

Masyarakat internasional terus menekan Libya dan banyak kalangan mengkhawatirkan sanksi terhadap Libya akan menjadi aksi militer. Gedung Putih menyebutkan Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Perdana Menteri Inggris David Cameron telah sepakat untuk mengakhiri kekerasan yang terjadi di Libya dengan mendepak Kadhafi dari kursi presiden secepatnya.

Dalam hubungan telepon kedua pemimpin menyetujui untuk mengikutsertakan pasukan NATO guna memberi bantuan kemanusiaan dan pemantauan embargo senjata dan sanksi zona larangan terbang. Inggris dan Perancis kini berupaya mendukung resolusi PBB untuk menerapkan langkah militer, sementara Rusia dan China yang juga mempunyai hak veto, masih berpikir belum memberikan reaksi.

Sumber : Garit/AFP/Libya Qadhafi Arrival.