Sahabat sehat dengan kundalini reiki saat Anda duduk di bangku sekolah lanjutan pertama dahulu tentu pernah belajar Ilmu Hayat. Salah satu pelajaran yang masih saya ingat saat itu adalah membahas masalah tulang. Disebutkan dalam pelajaran itu, tulang manusia merupakan kerangka tubuh manusia di mana dengan tulang yang sehat dan baik, kita dapat melakukan aktivitas kehidupan dengan lebih baik lagi. Tulang berkaitan erat dengan kesehatan tubuh si pemiliknya.

Apa yang tampak dalam pengamatan sehari-hari terhadap tulang milik kita, tentunya secara kasat mata tulang tetap stabil dan tidak berubah bentuknya, tapi sejatinya metabolisme tulang selalu berubah setiap hari. Dalam kaitannya dengan tulang itu sendiri sebenarnya sel-sel darah dibentuk dalam sumsum tulang. Karena itu kesehatan setiap manusia sangat ditentukan dengan apa yang ada di dalam tulang yang dibungkus daging dalam tubuh kita.

Bila sumsum tulang kena penyakit misalnya virus, seluruh komposisi darah akan ikut terganggu pula. Jadi harus diingat selain dalam darah, kehidupan juga ada dalam setiap ruas tulang yang membentuk kerangka tubuh ini. Tentu saja kondisi kesehatan tulang di samping ditentukan oleh makanan yang kita makan, juga sangat ditentukan oleh sikap dan emosi kita.

Fungsi kerangka antara lain: * menahan seluruh bagian-bagian tubuh agar tidak rubuh * melindungi alat tubuh yang halus seperti otak, jantung, dan paru-paru * tempat melekatnya otot-otot * untuk pergerakan tubuh dengan perantaraan otot * tempat pembuatan sel-sel darah terutama sel darah merah * memberikan bentuk pada bangunan tubuh buah.

Tanpa kita sadari sikap setiap gerak perbuatan dapat menggangu kesehatan tulang, misalnya saja sikap takut, cemas, menyimpan persoalan-persoalan di hati, depressi, benci, cemburu, iri hati, dendam dan sikap negatif lainnya. Banyak masalah kesehatan fisik erat kaitannya dengan emosi yang muncul dalam diri seseorang misalnya depressi, cemas berkepanjangan atau secara umum orang menyebutnya stress. Sedangkan stress sendiri dapat mempengaruhi tingkat hormon, denyut jantung, tekanan darah, asam lambung, saluran pencernaan, gagal ginjal dan unsur-unsur tertentu dalam darah seperti koleterol, asam urat, trigliserit dan yang lebih mencemaskan gangguan kesehatan yang menjurus kepada penyakit kanker.

Salah satu contoh dari sikap negatif adalah iri hati, benci, cemburu, kepahitan hidup dapat mempengaruhi daran dan meracuni kesehatan darah kita. Banyak orang sakit yang mengidap gangguan penyakit darah ( leukemia ) dan gangguan lainya hanya karena yang bersangkutan selalu memendam perasaan negatif yang digambarkan di atas tadi. Dengan hati yang tenang dan penuh sikap welas asih selalu saja dapat menyegarkan tubuh dan effeknya dapat membantu menyehatkan tulang. Sebaliknya sikap iri hati sebagai kasus contoh dari emosi negative akan membusukkan tulang kita.

Bila sikap negative yang selalu saja muncul dalam pikiran dan ditambah semua sikap negative di atas yang selalu menyertai pikiran dalam kehidupan sehari-hari dengan sendirinya tanpa kita sadari akan mengganggu kesehatan tulang. Dari informasi masalah kesehatan tulang tadi yang dihubungkan dengan sikap pikiran negative agar tulang tetap sehat, maka setiap praktisi reiki khususnya aliran Inti Reiki dapat melatih affirmasi setiap kali dia melakukan meditasi dengan merancang affirmasi misalnya, ” Energi dan Cahaya Inti Reiki Yang Suci dan Sempurna selalu membuat normal energi sel-sel DNA milikku ( nama praktisinya ) atau nama pasien yang diberi terapi, membuat sehat dan menormalkan kembali seluruh energi pada tulang milikku atau milik si fulan.”

Setiap orang yang sudah mengenal meditasi tentu akan memetik salah satu manfaat dari meditasi yaitu membuat hati tenang dan penuh cinta kasih kepada sesama makhluk ciptaan Tuhan apa pun keyakinan dia. Dalam kondisi hati tenang secara otomatis akan menyehatkan tulang kerangka tubuh kita dan dengan sendirinya kesehatan tulang akan tetap terpelihara dengan baik. Sungguh kalau setiap hari selepas kita menunaikan ibadah wajib, meluangkan waktu sejenak untuk bermeditasi. Diharapkan dengan membiasakan diri hidup bermeditasi akan terbuka open mind untuk mencegah stress yang setiap saat datang menyerang kita dengan tiba-tiba.

Bahan tulisan : Buletin Inti Reiki Juli 2010 ( diedit seperlunya).