Sekelompok kakek yang tergabung dalam tim Brazil berlatih lari marathon, Sabtu 26/02. Latihan lari marathon bagi mereka dapat menjauhi dari berbagai penyakit tua termasuk menunda penuaan tentunya. Kelompok kakek asal Brazil ini setiap akhir pekan selalu berkumpul di taman Sao Paolo untuk melakukan peregangan atau pemanasan sebelum latihan marathon.

Semangat menyala tampak di raut wajah para kakek tersebut. Walaupun telah lanjut usia mereka tetap semangat untuk ikut ambil bagian perlombaan lari marathon. Para kakek ini rata-rata berada pada usia 59 hingga 83 tahun. Meski begitu tubuh mereka tetap bugar, sigap tidak terlihat renta.

Kelompok laki-laki usia lanjut yang bertemu setiap hari Sabtu pagi melakukan jogging sambil bernyanyi. Berbagi lelucon dan makan- makanan ringan menyertai kegiatan bersama ini. Kelompok kakek ini dibentuk 10 tahun lalu ketika tiga di antara mereka bertemu di sebuah acara jalan santai yang diselenggarakan oleh supermarket besar di wilayah itu.

Ketiga kakek itu akhirnya sepakat untuk bertemu setiap Sabtu pagi, mengisi waktu dengan jogging bersama dan tentu saja lari estafet. Tim ini juga rajin mengikuti perlombaan-perlombaan lari yang diselenggarakan di Brasil.

Kelompok ini akhirnya berkembang dengan cepat dengan ketuanya seorang kakek berusia 83 tahun, Joa Rosario. Vovo Cops demikian kelompok ini menyebut dirinya yang merupakan plesetan dari robocop. Vovo Cops juga diambil dari bahasa pergaulan di Portugis, yang berarti kakek.

Sumber : Latin/Brazil – Elderly Runners.