Kementerian Pertahanan Rumania mengirimkan dua pesawat hercules militer ke Libya untuk menjemput warga mereka yang terjebak di negara tersebut,  Sabtu 26/02 . Warga yang berhasil dievakuasi mengungkapkan kengerian mereka saat menyaksikan kekacauan yang menimbulkan korban jiwa manusia setelah rezim Kaddafi menggunakan kekerasan militer menumpas pengunjuk rasa yang dilakukan rakyat Libya.

Sekitar 100 warga Rumania akhirnya berhasil dievakuasi dari Libya dengan menggunakan dua pesawat hercules. Pesawat pertama membawa 46 warga Rumania dan 10 warga Bulgaria dari Tripoli. Sementara pesawat kedua membawa 50 warga Rumania dan 2 warga Yunani menuju Bucharest, ibukota Rumania.

Warga yang telah berhasil dievakuasi mengungkapkan kengerian mereka terhadap kekejaman rezim Kaddafi terhadap rakya Libya yang memberontak. Tidak sedikit rakyat Libya tewas diberondong tentara yang loyal kepada Kaddafi. Mereka yakin Libya saat ini tengah berada di ambang perang saudara, antara Benghazi yang menuntut Kaddafi mundur dengan Tripoli yang menginginkan Kaddafi tetap berkuasa.

Aksi unjuk rasa besar-besaran di Libya memicu terjadinya eksodus warga asing yang mengakibatkan bandara Tripoli penuh sesak. Sejumlah negara pun telah mengirimkan pesawat dan kapal demi mengevakuasi warganya keluar dari Libya. Rombongan WNI telah tiba di Tunisia Sabtu malam.

Akibatnya situasi krisis dan kekacauan ini sangat dirasakan warga Rumania yang bersiap hendak pulang kampung. Saat berangkat dari kawasan tempat tinggal mereka di Abu Khamas Tripoli, setiap  50 meter tentara dengan senapan otomatis melakukan pemeriksaan ketat dalam perjalanan. Salah seorang warga Rumania bahkan mengalami kekerasan fisik secara langsung.

Di tempat ini ia dipukul tentara karena tak bersedia menyerahkan kartu telepon selularnya saat pemeriksaan. Setelah melalui perjuangan tanpa kenal lelah lepas dari daerah konflik Libya, akhirnya mereka dapat bernapas lega menginjakkan kaki di tanah airnya Rumania.

Sumber : Latin/Romania – Libya Evakuatees.