Sultan Kosen asal Turki tercatat sebagai manusia tertinggi di dunia oleh Guinness World Record. Guinness Wordl Record juga mencatat rekor panjang pergelangan tangan hingga ujung jari tengah milik Kosen sebagai yang terpanjang yakni 27 setengah centimeter.

Pria asal Turki ini menggelar jumpa pers di Rio De Jeneiro Brasil Sabtu 20/11 lalu di tengah sorotan kamera para juru warta dunia dan uniknya semua lensa kamera di ruangan jumpa pers harus diarahkan ke atas untuk mendapatkan gambar mukanya. Kosen mengatakan saat ini berusia 27 tahun dengan tinggi badan mencapai 2,465 meter.

Ia menyebutkan pergelangan tangan hingga ujung jari tengah sepanjang 27,5 centimeter dan tercatat pula sebagai yang terpanjang oleh Guinness World Record. Dengan kondisi seperti ini Kosen telah menjadi selebritis dunia dan ia mengungkapkan kesulitannya dalam berhubungan dengan orang lain utamanya saat mengadakan komunikasi tatap muka dengan lawan bicaranya.

Di sebuah situs luar negeri memberitakan bahwa rata-rata tinggi tubuh pria Indonesia adalah 1,58 meter. Sementara menurut BBC, tinggi lelaki Turki adalah 1,7 meter. Jika pria tertinggi dunia pada dua tahun lalu ialah Bao Xishun, maka sekarang rekornya telah dipecahkan oleh Sultan Kosen, pria asal Turki, yang dicatat dalam Guinness World Records dengan tinggi badan 2,47 meter.

Apa enaknya sebagai manusia tertinggi di dunia? “Aku bisa melihat orang-orang dari kejauhan,” kata Sultan Kosen seperti dikutip dari BBC.

Kemana pun Sultan Kosen pergi selalu dikerubuti penduduk negeri setempat. Seorang warga Inggris berjabat tangan sambil melihat postur tubuh Sultan Kosen.

Seumur hidupnya Kosen mengaku baru satu kali mengenakan baju yang pas ukurannya dan “gaya”, yaitu saat menggelar wawancara khusus dengan wartawan. Tempat tidurnya di rumah ditempakan dengan panjang 3 meter. Seorang bocah Inggris mengagumi telapak tangan kanan Kosen yang luar biasa besarnya.

Dulu ia sangat berkecil hati dan rendah diri jika bertemu dengan orang-orang. Namun kini ia sudah biasa dengan kondisi tubuhnya dan merasa tidak terganggu lagi. Kesulitannya sekarang mencari ukuran baju yang pas dengan tinggi badannya. Sepatanya pun harus dibuat khusus.

Sultan Kosen saat masih muda didiagnose mengidap tumur di kelenjar pitutary yang menyebabkan pelepasan hormon pertumbuhan tambahan. Dia akhirnya berhenti tumbuh tinggi badannya setelah dilakukan operasi tumur pada tahun 2007.

Sumber : Reuters/Brazil – Tallest Man in The World.