Semakin banyak orang mengenal meditasi semakin banyak pula manfaat meditasi yang dia peroleh. Salah satu bentuk meditasi yang saat ini digandrungi orang adalah meditasi kesehatan yang semakin hari semakin banyak peminatnya. Mulai anak mulai dewasa hingga manula semua berlatih meditasi demi tujuan satu yaitu memperoleh manfaat meditasi yang salah satunya bertujuan menyehatkan jasmani dengan mengolah pikiran positif, menghilangkan trauma negative dalam diri dan melatih kewaspadaan.

Meditasi sendiri bukan ritual keagamaan tertentu ataupun praktek pemujaan. Meditasi juga bukan untuk menarik energi atau kekuatan dari mahkluk ghaib ataupun sarana berkomunikasi atau berhubungan dengan semacam jin atau setan. Meditasi sama sekali tidak ada hubungannya dengan klenik ataupun ilmu-ilmu perdukunan lainnya. Meditasi sendiri berasal dari bahasa latin meditari ( berpikir ) dan mederi ( menyembuhkan ).

Pada prinsipnya meditasi adalah kegiatan untuk memasuki alam bawah sadar kita. Pada saat kita menyelami pikiran alam bawah sadar, kita mengalami proses peningkatan kesadaran. Semakin dalam menyelam, kita akan bisa mencapai puncak kehidupan spiritual. Di situ kita bisa menemukan tujuan hidup kita yang sebenarnya. Namun kita mempunyai kebebasan untuk menentukan sampai sejauh mana kita akan menyelami pikiran bawah sadar itu.

Meditasi diam salah satunya dengan mengatur keluar masuknya napas dengan pelan sambil menatap munculnya sang surya di ufuk timur atau tenggelamnya sang surya di ufuk barat.

Yang pasti semakin dalam kita memasuki pikiran alam bawah sadar, kesunyian dan keheningan akan semakin kita rasakan. Selain itu energi yang kita miliki pun semakin besar dan kekuatannya semakin meningkat. Pelaku meditasi biasanya memusatkan perhatian pada objek tertentu, misalnya dengan memandang nyala lilin, bagian tengah hidung atau merasakan denyut nadi, jantung atau merasakan gerak masuk dan keluarnya napas kita. Jika napas pendek, kita merasakannya pendek, jika napas panjang kita merasakannya panjang tanpa perlu berusaha merubah pendek atau panjang gerakan napas.

Selama meditasi napas dilakukan dengan napas halus dan perlahan, perhatian tidak lepas dari titik fokus. Meditasi bisa juga dilakukan dengan mengkonsentrasikan perhatian dan pikiran pada bacaan doa dalam kitab sucinya. Sedang gerak pernapasan meditasi bisa menggunakan pernapasan kontinyu atau pernapasan terputus dengan pola pernapasan segi empat atau segitiga.

Belajar meditasi merupakan bagian dari latihan mengendalikan pikiran, mempertajam pikiran dan meningkatkan kepekaan terhadap suasana sekitar. Dalam meditasi mengenal dua macam meditasi, yaitu meditasi diam dan meditasi bergerak. Meditasi diam yang dilakukan dengan berbagai sikap duduk seperti pada meditasi yoga, tafakur, para pendeta hindu, budha atau pada perguruan seni bela diri, sedangkan meditasi bergerak dilakukan dengan berbagai jurus dan gerak, contohnya seperti thaichi di beberapa perguruan seni bela diri.

Seni mengakses energi alam semesta juga mengenal meditasi bergerak yang dilakukan oleh Tradisi Inti Reiki. Sedangkan Reiki tradisi non Inti Reiki lebih banyak melakukan gerak meditasi diam. Sebenarnya dalam Islam juga mengenal meditasi diam seperti tahanuts, i’tikaf dan tafakur sedangkan untuk meditasi gerak dilakukan dalam gerakan sholat.

Diolah dari berbagai sumber. Ditulis oleh Harlianto Inti Reiki.