Seperti menentukan spesies dinosaurus yang tertua bukan hal sulit karena begitu banyaknya hasil riset mengenai binatang reptil purba tersebut. Ketika fosil dinosaurus pertama kali ditemukan pada awal 1800 di Inggris, penemu lainnya segera muncul dari berbagai tempat di belahan dunia. Dalam setahun terakhir ini saja ( 2012 ), dua penemuan berbeda menunjukkan, mana sebenarnya dinosaurus tertua berada.

Pada Januari 2012, Paleontolog di Afrika Selatan menemukan sarang telur dinosaurus yang berusia 100 juta tahun lebih tua dibandingkan spesies yang diketahui sebelumnya. Telur-telur itu berasal dari sauropod, Massospondylus yang pernah hidup 190 juta tahun lalu.

Nyasasaurus Parringtoni ditemukan Rex Parrington dari Universitas Cambridge di Danau Nyasa, sekarang Danau Malawi, pada 1930an.

Fosil Nyasasaurus Parringtoni ditemukan Rex Parrington dari Universitas Cambridge di Danau Nyasa, sekarang Danau Malawi, Tanzania pada 1930 an.

Namun, pada pengunjung 2012, spesies yang lebih tua ditemukan dan dinyatakan sebagai dinosaurus tertua yang pernah hidup di bumi. Fosil dinosaurus pemakan daging itu, Nyasasaurus Parringtoni pertama kali ditemukan di Tanzania tahun 1930, dikaji lebih seksama.

Hasilnya, para peneliti fosil menyatakan, fosil itu berusia 240 juta tahun. Kedua spesies itu pernah tinggal di bagian selatan Pangaea, yaitu superkontinen yang pernah ada di akhir Palezoik dan masa awal Mesozoik. Masa Palezoik dan Mesozoik terbentuk sekitar 300 juta tahun lalu yang merupakan wilayah asal penyebaran dinosaurus.

Sumber : GeoWeek.

About these ads