Tes genetik dapat memprediksi kanker payudara bertahun-tahun sebelum didiagnosis. Penemuan yang ditulis di jurnal Cancer Research ini, seperti dikutip BBC, Selasa ( 1/5 ), bisa mengarahkan dilakukannya tes darah sederhana untuk memeriksa perempuan.
Tes untuk melihat bagaimana gen diubah faktor lingkungan , seperti alkohol dan hormon, sebuah proses yang dikenal epigenetik. Satu dari lima perempuan diperkirakan punya genetik seperti ini yang mengandalkan risiko kanker payudara.
Dr. James Flanagon dari Imperial College London mengatakan, penelitian ini baru permulaan untuk memahami komponen epigenetik dari risiko kanker payudara dan ke depan bisa menemukan lebih banyak contoh gen yang berkontribusi pada risiko seseorang.
Lalu ke dalam lagi dari organ payudara ada paru-paru yang bisa juga terkena kanker. Penyebab kanker paru dapat timbul di bagian mana pun dari paru. Namun, 90 – 95 persen bermula dari sel epitel, yakni sel yang melapisi bronkus dan bronkioli. Menurut Menaldi, Guru Besar Departemen Pulmologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi FKUI – RS Persahabatan, penderita kanker paru memiliki gen yang cenderung bermutasi jika berinteraksi dengan zat karsinogenik ( penyebab kanker).

Perbandingan antara paru2 perokok dan bukan perokok. Semakin banyak pasien penyakit jantung yang disebabkan karena kebiasaan merokok dan perokok pasif.

Apakah anda tidak merasa bersalah saat menghembuskan asap rokok di tempat umum? Pasalnya asap rokok yang anda hembuskan untuk menyenangkan diri sendiri itu beresiko membuat orang lain terkena penyakit jantung koroner, yaitu perokok pasif karena paparan asap rokok.
Keyakinan ini diperkuat dengan hasil pemetaan genetik manusia ( human genom project ) tahun 2005. Dari hasil pemetaan itu dibuktikan gahwa gen tertentu berasosiasi dengan penyakit tertentu di kemudian hari. Pemicu kanker paru adalah asap rokok.
Hampir 90 persen kanker paru, baik pada perokok pasif maupun perokok aktif, disebabkan oleh rokok. Asap rokok mengandung 4.000 senyawa kimia, banyak di antaranya terbukti menyebabkan kanker. Senyawa utama yang bersifat karsinogeni adalah nitrosamin dan hidrokarbon aromatik polisiklik.
Pemicu lain adalah asbes, gas radon, polusi udara dari asap kendaraan dan industri. Menurut situs Medicine-net.com, kanker paru sangat jarang sebelum tahun 1930 – an. Peningkatan dramatis kanker paru terkait peningkatan jumlah perokok. Saat ini sekitar 3000 kematian akibat kanker paru setiap tahun di Amerika Serikat dialami perokok pasif.
Sumber Kilas Iptek. ( BBC/ELN/AWM ).





Mei 08, 2012 @ 16:56:08
mencegah lebih baik daripada mengobati