Bagi Anda penyuka masakan pedas tentu sudah tidak asing lagi dengan cabai. Beberapa rumah makan mulai dari kaki lima hingga restoran megah di hotel berbintang, para penyuka cabai tentu tidak akan kesulitan menemukan bumbu yang satu ini. Memang cabai digunakan ibu rumah tangga saat memasak di dapur dan koki rumah makan untuk penguat rasa makanan.

Cabai yang digolongkan anggota genus Capsicum, buahnya yang ranum digunakan untuk membuat sayur dan bumbu tergantung bagaimana memperlakuan cabai ini. Sebagai bumbu penyedap rasa masakan Padang misalnya, cabai sudah dianggap sebagai bahan makanan pokok. Rasa sayuran yang dibuat untuk    menambah selera makanan akan hambar bila di dalamnya tidak ada unsur pedas cabai.

Sebagai bumbu, buah cabe yang pedas sangat populer di Asia Tenggara sebagai penguat rasa makanan. Bagi pecinta kuliner masakan Padang, cabe bahkan dianggap sebagai “ bahan makanan pokok ”. Sangat aneh bila masakan Padang dibuat tanpa bumbu cabai. Karena rasa cabai sangat pedas ada beberapa tim peneliti cabai di dunia ini mencoba meneliti cabai jenis apa yang paling pedas di dunia.

Menurut Scoville, rating tingkat kepedasan cabai ada 10 jenis cabai yang tingkat kepedasannya hampir sama. Lalu dimanakah cabai terpedas di dunia? Para peneliti  di Universitas New Mexico mengatakan, mereka telah mengidentifikasikan cabai jenis Trinidad Moruga Scorpion sebagai cabai paling pedas di dunia.

Kalian suka makanan pedas ? Coba yang satu ini. Saking pedasnya cabe ini mampu membuat lidah anda mati rasa selama berhari - hari. Chile Pepper Institute terus mencoba mencari cabai terpedas di dunia.

Chile Pepper Institute menyatakan, peneliti mereka menanam cabai di kebun percontohan yang diakui sebagai cabai pedas. Setelah panen, cabai-cabai itu dikeringkan dan digiling menjadi bubuk. Sebagaimana dilansir  UPI, Capsaicinoids, zat yang memproduksi rasa pedas, dipindahkan dari cabai dan diselidiki dengan seksama.

Dari hasil penelitian tadi, zat pedas yang dikandung cabai jenis Trinidad Moruga Scorpion mencapai 1,2 juta scoville. Svoville adalah satuan untuk mengukur pedasnya cabai. Lalu cabai terpedas kedua, Chocolate 7-pot, memiliki 1,17 juta scoville. ” Alasan kami melakukan riset ini adalah perlunya kajian ilmiah untuk mengukur level pedasnya cabai, ” ujar peneliti Danise Coon kepada UPI di Las Cruces.

” Chile Pepper Institute, otoritas terkemuka soal cabai, adalah tempat yang logis untuk mengadakan penelitian tentang cabai, ” ujar Coon. Jadi kalau cabai yang  sahabat sehat dengan reiki kundalini uleg dan dimasukkan ke dalam sayuran terasa masih kurang pedas ada baiknya mencoba cabai jenis Trinidad Moruga. Namun apakah jenis cabai ini sudah bisa ditanam di Indonesia masih menunggu tim ahli  tanaman cabai melakukan penelitian, barangkali cabai jenis ini bisa tumbuh subur di tanah air Indonesia yang beriklim tropis. ( UPI/JOE )

Jika Anda suka dengan artikel ini silahkan

About these ads