Armadillo raksasa merupakan versi superbesar dari armadillo biasa. Binatang liar ini ditemukan di kawasan hutan asli di Amerika Selatan. Karena binatang ini hidup soliter dan munculnya pada malam hari ( nokturnal ), keberadaannya jarang diketahui.

Dengan besar tubuh dua kali armadillo  biasa, armadillo raksasa ( Priodentes maximus ) menghabiskan waktunya di liang-liang bawah tanah. Mereka memakan serangga, ular, kalajengking, cacing dan kadang-kadang tumbuhan. Toh..makanan favoritnya adalah rayap.

Seekor armadillo raksasa bisa melahap semua populasi rayap dalam sebuah gundukan. Berat armadillo raksasa sekitar sekitar  27 kilogram dan panjangnya sekitar 1 meter ( sepertiganya adalah buntutnya ). Tubuh armadillo raksasa diselimuti kulit keras.

Kuku kaki depannya yang digunakan untuk menggali lubang dan menarik makanan. Sebagaimana diwartakan situs GeoWeek, sejumlah ilmuwan melakukan ekspedisi yang memakan waktu sekitar 10 minggu untuk melihat keberadaan hewan raksasa yang pemalu itu di Pantaval.

Dengan kukunya yang tajam, armadillo mampu merobek urat kayu untuk mencari rayap yang bersembunyi di dalamnya.

Armadillo raksasa ditaksir beratnya mencapai 27 kilogram dengan panjang 1 meter.

Tubuh armadillo diselimuti kulit keras. Kuku kaki depan digunakan untuk menggali lubang.

Pantaval adalah kawasan lahan basah di perbatasan Bolivia, Brasil dan Paraguay. Dengan menggunakan jebakan berkamera otomatis, para ilmuwan mampu mengambil gambar sejumlah armadillo raksasa. Hasil ini diharapkan bisa membantu para peneliti untuk lebih memahami perilaku hewan ini dan menaksir populasinya.

Sumber: GeoWeek.

About these ads