Postingan kemaren tentang cara atasi empat gangguan kesehatan bagi ibu hamil atau disingkat bumil, kali ini untuk melengkapi tulisan itu dibeberkan tentang olahraga yang dianjurkan, yaitu lima olahraga yang cocok bagi bumil. Semua bertujuan untuk membuat bumil tetap bugar, sehat dan tentunya tambah cantik kendati pun sedang berbadan dua yang biasanya tampak sedikit gemuk. Tak apalah asalkan gemuk dan tetap fit dan cantik.

Kata siapa ibu hamil atau bumil tak perlu olahraga? Olahraga bagi bumil bisa membantu tubuh menjadi lebih bugar agar proses persalinan kelak lebih mudah dan lancar. Namun tidak semua olahraga cocok dilakukan bumil. Lalu olahraga apa yang sekiranya cocok untuk bumil?

Sebelum melakukan olahraga, ada beberapa hal yang patut diperhatikan bumil. Salah satunya tentu adanya rekomendasi dari dokter kandungan yang merawatnya. Selain itu dua jam sebelum olahraga, sebaiknya sempatkan diri makan karbohidrat dan ikan. Oh….iya…jangan lupa juga melakukan pemanasan dan peregangan sekitar 5 – 10 menit. Setalah persiapan pemanasan selesai, berikut jenis olahraga yang dapat dilakukan bumil.

( 1 ) Berjalan kaki, Olahraga ini bisa Anda lakukan selama 20 menit setiap hari.Lakukan dengan gerakan santai, jangan terburu-buru. Nikmati saja setiap langkah yang diayunkan sambil menghirup udara segar dan pemandangan indah di pagi hari saat sinar matahari mulai bersinar di ufuk timur. Jangan lupa pilih medan yang berumput, tidak licin dan tidak berbatu. Olahrga jalan kaki memang menyehatkan, sambil berjalan Anda dapat mengakses energi hijau daun sepanjang rute perjalanan untuk kesehatan mata, jika Anda seorang praktisi reiki.

( 2 ) Senam bagi ibu hamil di dalam kelas khusus yang anggotanya semua ibu hamil. Kelas seperti ini memiliki instruktur senam yang akan membantu setiap gerakan senam Anda. Apalagi senam memiliki gerakan yang berbeda di setiap trisemesternya. Jangan lupa untuk menghindari gerakan berlebihan, seperti melompat dan memutar tubuh dengan cepat.

( 3 ) Renang bagi bumil dapat menguatkan otot, melatih paru-paru dan jantung bumil. Sebaiknya Anda memilih gaya bebas dan gaya dada. Hindari melakukan gaya punggung atau kupu-kupu karena terlalu berat. Hal lain yagn perlu diingat adalah lakukan gerakan dengan tenang dan santai, jangan terburu-buru.

Yoga adalah jenis olah tubuh, pikiran dan mental yang sangat membantu ibu hamil melenturkan persendian, termasuk menenangkan pikiran. Manfaat yoga ini tentu dapat dinikmati oleh ibu hamil yang mengalami nyeri persendian selama kehamilan.

( 4 ) Yoga sebagai jenis olahraga favorit sangat dinikmati bumil. Pada intinya olahraga yang satu ini melatih otot-otot tubuh dan pikiran menjadi tenang. Selain itu gerakan yoga pun dipercaya dapat memperlancar proses persalinan, meningkatkan kepercayaan diri serta mampu memengaruhi keseimbangan mental dan emosional. Untuk melakukan olagraga yang satu ini, butuh waktu selama 30 – 40 menit setiap kali latihan. Tak perlu sering-sering, cukup 2 – 3 kali dalam seminggu.

( 5 ) Hypnobirthing. Barangkali Anda baru mengenal istilah yang satu ini.  Ya…hypnobirthing merupakan cara relaksasi dengan memberikan usapan pada kandungan yang bertujuan mempermudah persalinan kelak. Selain itu program ini pun memasukkan pikiran positif kepada ibu dengan membayangkan hal-hal menyenangkan selama masa kehamilan hingga detik-detik menjelang persalinan.

Hypnobirthing atau pun hypnotherapi pada dasarnya memasukan afirmasi positif  ke dalam alam bawah, agar apa yang telah diucapkan akan terekam ke dalam alam bawah sadarnya. Kelak apa yang telah dia ucapkan berupa perkataan positif tadi akan terwujudkan sesuai dengan keinginan sang pengucap. Khusus bagi bumil, sangat dianjurkan selalu memprogram perkataan positif dalam doa kepada Tuhan YME agar bayi yang dikandungnya kelak lahir selamat, sehat dan sang ibu pun melahirkan dengan selamat. Syarat melakukan hypnobirhting atau hypnotherapi harus dalam kondisi rileks, santai dan lakukan di tempat yang hening.

Sumber : Klasika Keluarga Kompas 05/06/2011.

About these ads