Setiap artikel yang mengulas tentang reiki tentu diterjemahkan dengan energi alam semesta. Lantas sebenarnya apa pengertian energi ditinjau dari sisi ilmu fisika? Sehat dengan reiki mencoba membuka catatan ilmu fisika di sma dulu yang menyebut bahwa energi dari suatu benda adalah ukuran dari kesanggupan benda tersebut untuk melakukan suatu usaha daya. Satuan energi adalah youle. Dalam ilmu fisika energi terbagi menjadi bermacam jenis di antaranya energi potensional, kinetik, panas, air, minyak bumi, listrik, matahari, angin, kimia, nuklir, minyak bumi, mekanik, cahaya dan masih banyak lagi ( aku sudah tidak ingat lagi ).

Berdasar konsep energi setiap mahkluk hidup atau benda, baik mati dan hidup termasuk alam semesta ini adalah sebuah pendaran energi. Dalam hukum kekekalan energi menyebutkan bahwa energi tidak dapat dimusnahkan, tetapi bisa mengalami perubahan bentuk melalui manipulasi. Reiki atau energi alam semesta sebagaimana dikemukakan oleh Mikao Usui yang menemukan kembali reiki modern menyebut reiki sebagai universal life force energi atau energi asal.

Energi asal sebagaimana ditulis Prof. Dr. Sutan Sjahdeini S.H dalam buku Hidup Sehat dengan Reiki dan Energi-energi Non Reiki menyebut bahwa dalam penciptaan alam semesta, Allah SWT lebih dulu menciptakan energi asal. Dari energi asal ini lalu Allah menciptakan berbagai jenis energi. Selain energi alam semesta atau reiki ada juga disebut energi Teramai-Seichem, Sakara, Angeliclight, Sophi-El dan Karuna. Ada juga energi tenaga dalam di lembaga ilmu tenaga dalam atau prana.

Apakah semua praktisi reiki bisa melihat energi? Itulah salah satu pertanyaan yang pernah dilontarkan oleh peserta lokakarya reiki pada saat bakti sosial penyembuhan reiki. Secara jujur tidak semua praktisi reiki atau Master Reiki bisa melihat ujud energi. Hanya orang yang berbakat dan tekun berlatih akan dikaruniai talenta oleh Allah SWT mampu melihat energi. Bagaimana wujud energi? Apakah energi dapat dilihat dalam bentuk cahaya atau sinar. Ataukah  berupa sinar yang hanya dapat dilihat melalui mata jasmani atau mata ketiga?

Mata ketiga atau disebut Chakra Ajna yang terletak di tengah dahi sejajar dengan kedua belah mata kita memang menyangkut aspek kewaskitaan. Disebut waskita karena sejak bayi hingga dewasa mendapatkan kewaskitaan melalui latihan instensip melihat energi, juga talenta karunia dari Yang Maha Kuasa. Fenomena anak indigo adalah contoh kasus kewaskitaan yang dimiliki oleh seorang anak sehingga ia mampu melihat energi halus di sekitarnya. Energi dapat juga ditangkap atau dilihat melalui electrophotography yang lazim dikenal dengan Kirlian Photography dan Corona Discharge Photography yang berfungsi untuk memotret aura seseorang atau saat mengalirkan energi reiki ke orang lain.

Sumber energi bisa dari dalam bumi, atas bumi seperti hewan, pepohonan, bebatuan, gunung, laut dan manusia. Energi juga bisa berasal dari benda-benda angkasa, selebihnya ada dan tersedia dalam jumlah tak terbatas di alam semesta ini. Salah satu energi yang terdapat di alam semesta adalah Reiki. Karena bersumber dari alam semesta maka disebut energi Ilahi ( divine energy ) yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Salah satu sumber energi yang ada di bumi dan bisa kita raba, rasakan dan kecap rasanya adalah energi air bumi.Tempat suci di bumi dari agama samawi yang mengucurkan air suci mengandung energi positip dan berguna untuk penyembuhan. Tengok saja Masjidil Haram dengan sumber air Zam-zam nya, Ka’bah, Masjidil Aqsa dan Gereja Vatikan. Air sendiri merupakan salah satu benda cair yang keluar dari perut bumi memiliki kemampuan menyimpan energi dengan baik. Apa itu air… khususnya air hexagonal dan kegunaannya sebagai media penyembuhan tunggu saja dalam postingan berikutnya.

About these ads