Minggu kemaren sehat dengan kundalini reiki menerima kiriman buletin Inti Reiki tempat dulu saya menimba reiki dari tradisi Inti Reiki. Salah satu artikel menarik yang ditulis oleh rekan Harlianto Inti Reiki kali ini mengupas masalah manfaat menahan napas yang di pembelajaran Inti Reiki ataupun Reiki tradisi lain, perlu dipraktekkan setiap praktisi reiki saat berlatih rileksasi menuju langkah meditasi. Kenapa belajar menahan napas perlu dibagikan ke pembaca?

Rekan Harlianto menulis…betapa banyaknya udara yang dihirup oleh paru-paru jika sel Hemoglobin atau sel darah merah di dalam darah jumlahnya kurang, maka kemampuan darah untuk menyerap oksigen dan menyalurkannya ke seluruh bagian tubuh juga akan berkurang. Di samping meningkatkan kemampuan paru-paru menghirup udara dari luar, jumlah Hb dalam darah juga perlu ditingkatkan. Caranya bagaimana?

Peningkatkan jumlah Hb dalam darah bisa dilakukan dengan teknik penahanan napas. Dengan menahan napas ketika paru-paru dipenuhi udara yang kita hisap maupun kosong ketika udara kita hembuskan, mengakibatkan proses pengambilan oksigen oleh darah terhenti sehingga terjadi kekurangan oksigen dalam darah. Kondisi ini merangsang darah untuk membentuk lebih banyak sel Hb sehingga ketika menarik napas oksigen yang diserap oleh darah jumlahnya pun meningkat. Demikian pula sebaliknya ketika napas kita hembuskan, maka jumlah CO2 juga dibuang pun cukup banyak sesuai dengan volume napas yang dibuang.

Senam Taichi begitu lembut gerakannya. Tetapi dibalik kelembutan itu tersimpan power yang luar biasa dari dalam pemiliknya. Demikian pula teknik menahan napas seperti gerakan Taichi tersebut sembari mengejangkan seluruh otot tubuh, maka power akan muncul dan digunakan untuk mematahkan benda keras.

Menahan napas juga akan menyebabkan bekurangnya jumlah oksigen dalam jaringan tubuh yang menyebabkan meningkatnya keasaman jaringan tubuh. Cairan jaringan yang asam ini merangsang pembuluh darah kapiler dan pembuluh darah lainnya melebar sehingga jumlah darah yang mengalir pun lebih banyak. Pelebaran pembuluh darah berpengaruh terhadap tekanan darah yaitu memperkecil hambatan terhadap aliran darah, sehingga tekanan darah cenderung menjadi normal.

Penahanan napas juga membantu meningkatkan daya konsentrasi dan menstabilkan emosi. Fikiran dan emosi terasa lebih mantap dan mudah berkonsentrasi pada saat melakukan penahanan napas. Coba Anda perhatikan, ketika Anda memasukkan ujung benang ke lubang jarum jahit, Anda akan lebih mudah memasukkan ujung benang tersebut dengan menahan napas dibandingkan jika anda tidak menahan napas ketika memasukkan ujung benang ke lobang jarum.

Di saat latihan meditasi penahanan napas sangat membantu dalam meningkatkan konsentrasi. Penahanan napas dalam ilmu pernapasan bisa dilakukan dua kali yaitu pada saat udara penuh di rongga dada atau kosong di rongga dada ketika napas sudah dibuang penuh keluar, atau satu kali menahan napas. Saat udara penuh atau kosong di rongga dada, tahan napas Anda dalam beberapa detik hitungan. Penahanan napas dua kali disebut pernapasan segiempat, sedangkan penahanan napas satu kali disebut pernapasan segitiga. Untuk pemula bagi yang baru berlatih teknik pernapasan biasanya dipilih pernapasan segitiga, karena yang berat dirasakan adalah pada saat menahan napas.

Teknik menahan napas dalam rileksasi latihan reiki bertujuan sebagai persiapan masuk meditasi. Sedangkan teknik menahan napas sembari konsentrasi mengejangkan seluruh otot tubuh mulai dari bahu lalu keseluruh tubuh dan anggota badan hingga kedua kaki kanan dan kiri berguna untuk melatih kekuatan otot, pernah saya latih 16 tahun silam sebelum sehat dengan kundalini reiki mengenal Reiki. Setelah otot kuat dan tubuh mampu mengejang keras maka power dari hasil olah napas disalurkan ke lengan tangan kanan atau kiri digunakan untuk memecahkan benda keras seperti batu kali, pipa besi dragon, pipa kikir, balok es, balok kayu dan benda keras lainnya. Teknik memecahkan benda keras bisa dilatih di sini sesuai dengan tingkatan kelas.

Sumber : Buletin Inti Reiki Nopember 2010.

About these ads